Srikaya
Annona squamosa L. Nama umum
Annona squamosa L. Nama umum
|
Indonesia:
|
Srikaya,
sirkaya, sarikaya, atis
|
|
Inggris:
|
Sugar
Apple
|
|
Melayu:
|
Nona Sri
Kaya, Buah Nona, Sri Kaya
|
|
Vietnam:
|
Na, Mang
Cau Ta
|
|
Thailand:
|
Noi Na
|
|
Pilipina:
|
Atis
|

Srikaya
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Magnoliales
Famili: Annonaceae
Genus: Annona
Spesies: Annona squamosa L.
Kerabat Dekat
Cimarrona, Sirsak, Buah Nona, Manoa, Annona glabra
Deskripsi
Tumbuhan perdu, berumur panjang (perenial), tinggi 2 - 5 m. Akar tunggang. Batang berkayu, silindris, tegak, warna keabu-abuan, kulit tipis, permukaan kasar, percabangan simpodial, arah cabang miring ke atas. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun berseling (alternate), warna hijau, bentuk memanjang (oblongus), panjang 6 - 17 cm, lebar 2,5 - 7,5 cm, helaian daun tipis kaku, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan halus Bunga tunggal, muncul di ketiak daun dan ujung batang, bertangkai, kelopak tebal berwarna hijau kekuningan Buah semu, bulat mengerucut, warna hijau berbedak putih, 5 - 10 cm, permukaan buah benjol-benjol, dengan biji berbentuk kepingan kecil - berwarna hitam mengkilat, berbuah setelah berumur 3 - 5 tahun Perbanyaan Generatif (biji)
Sirsak Bisa Obati Ambeien
(04/18/2006)
Index
Buah sirsak
sudah cukup familiar dengan kita. Buah ini bisa dibuat berbagai penganan yang
lezat. Misalnya dodol, kripik, atau dimakan langsung. Sirsak (Annona
muricata Linn) bisa ditanam di pekarangan rumah. Tapi sebenarnya tanaman
ini bisa tumbuh di sembarang tempat. Namun di daerah yang mengandung banyak
air, sirsak akan tumbuh dengan lebih baik.
Sedangkan di
Indonesia, sirsak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di daerah yang
ketinggiannya kurang dari seribu meter di atas permukaan laut. Nama sirsak
berasal dari bahasa Belanda, yaitu Zuurzak yang berarti kantung yang asam.
Daun sirsak
berbentuk bulat telur dan agak tebal.Buahnya juga berbentuk bulat dengan
permukaan kulit yang kasar. Buah yang sudah matang rasanya lebih terasa asam
daripada manis.
Selain enak
rasanya, buah ini juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Berbagai
penyakit dan gangguan bisa diatasi dengan buah ini. Misalnya ambeien, sakit
pinggang, bisul, mencret pada bayi, dan anyang-anyangan (sering buang air kecil
tapi sedikit dan terasa sakit).
Sirsak
dikenal memiliki nama yang berbeda di berbagai tempat. Masyarakat Jawa
misalnya, menyebutnya nangka sabrang atau nangka landa. Sedangkan orang sunda
menamakannya nangka walanda.
Beberapa
nama lain untuk buah ini adalah deureuyan Belanda (Aceh), durian Batawai
(Minangkabau), jambu landa (Lampung), Srikaya Jawa (Bali), dan sebagainya.
Berbagai
referensi menyebutkan, buah sirsak mengandung berbagai zat dan senyawa yang
dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium,
fosfor, dan besi. Juga beberapa vitamin, yaitu vitamin A, B, dan C. Sedangkan
batangnya mengandung senyawa tannin, ca-oksalat, dan fitosterol.
Karena
kandungan senyawa dan zat itu, maka sirsak bisa dimanfaatkan untuk mengobati
berbagai jenis penyakit. Untuk mengobati ambeien misalnya, yang dimanfaatkan
adalah buah sirsak yang sudah matang. Caranya, buah tersebut diperas dan
diambil airnya sebanyak satu gelas. Air tersebut kemudian diminum dua kali
sehari.
Bayi yang
mengalami mencret-mencret juga bisa disembuhkan dengan sirsak. Untuk keperluan
ini, buah sirsak yang sudah matang diperas dan diambil airnya. Kemudian
minumkan air perasan tersebut ke bayi sebanyak 2 - 3 sendok makan.
Mereka yang
mengalami sakit pinggang juga bisa memanfaatkan tanaman ini. Yang digunakan
adalah daunnya. Caranya, ambillah 20 lembar daun sirsak dan rebus dengan lima
gelas air hingga mendidih dan hanya tinggal tiga gelas. Air ini selanjutnya
diminum satu kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
1. Lengkeng Aroma DurianDaun : Lurus, kaku, dan hijau tua
Tajuk : Percabangan kokoh dan tidak menjuntai
Buah : Daging buah tebal, biji kecil, kering, kulit putih, berpelat
Masa berbuah : 1,5 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 2,5 kg/pohon dari pohon berumur 1,5 tahun
2. Lengkeng Diamond River Daun : Lanset, hijau cerah, panjang 10 cm dan lebar 3-4 cm
Tajuk : Kompak, cabang mudah terbelah
Buah : Daging buah tebal, biji kecil, berair, dan beraroma
Masa berbuah : 1,5 - 2 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 10-20 kg/pohon dari pohon berumur 2 tahun
3. Lengkeng Itoh Daun : Lurus, agak tebal, panjang 18-22 cm, lebar 5-6 cm
Tajuk : Rimbun, cabang menjuntai seperti terkulai lemas
Buah : Beraroma sepertiBuah seukuran uang logam Rp.500, daging kering, tebal, biji kecil
Masa berbuah : 3,5 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 12 kg/pohon dari pohon berumur 3,5 tahun
4. Lengkeng JenderalDaun : Lebar, agak panjang dan tanpa lengkungan
Tajuk : Lebar
Buah : Daging buah putih, kering, beraroma seperti diamond river, biji kecil
Masa berbuah : 3,5 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 12 kg/pohon dari pohon berumur 3,5 tahun
5. Lengkeng KristalDaun : Kurus, panjang 19-23 cm, lebar 5-6 cm, hijau muda, mirip dan itoh
Tajuk : Menjuntai kebawah seperti terkulai lemas
Buah : Daging buah tebal 4-5 mm, kering, kenyal, kadar gula 23 briks
Masa berbuah : 3 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 35-48 kg/pohon dari pohon berumur 3 tahun
6. Lengkeng PingpongDaun : Oval, panjang 11 cm, lebar 4 cm, tepi daun melengkung,
Tajuk : Cenderung ngelancir
Buah : Seukuran bola pingpong, daging tipis, biji besar, kering, beraroma
Masa berbuah : 1 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 1 kg/pohon dari pohon berumur 7-8 bulan
7. Lengkeng Puang raiDaun : Daun muda lurus dan datar,daun tua bagian tepi melengkung
Tajuk : Pertumbuhan cenderung keatas, cabang lebih liat, cocok untuk tabulapot
Buah : Daging tebal 5 mm, dibeberapa tempat berair
Masa berbuah : 1 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 20 kg/pohon dari pohon berumur 5 tahun(pot)
8. Lengkeng Satu jariDaun : Agak pendek, panjang 16 cm, lebar 45 cm, hijau tua, ruas batang sangat pendek, letak tepat berhadapan, dan rapat
Tajuk : Tajuk pertumbuhan cenderung keatas, dan lebih kokoh, cocok untuk tabulapot
Buah : Kulit buah muda hijau muda, kulit buah matang gading, daging buah tebal, kering
Masa berbuah : 2 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 4 kg/pohon dari pohon berumur 3 tahun (pot)
9. Lengkeng Si chompuDaun : Mirip daun rambutan, panjang 19 cm, lebar 6.2 cm
Tajuk : Kompak, cabang mudah terbelah
Buah : Daging buah tebal, biji kecil, berair, dan beraroma
Masa berbuah : 3 tahun (dengan perlakuan khusus)
Produktivitas : 50 kg/pohon dari pohon berumur 3 tahun

10. Lengkeng Tanpa nama
Daun : Lebih panjang 2-2,5 cm dari daun itoh dan lebih lebar
Tajuk : Lebar
Buah : Lebih kecil dari itoh, agak berair, tetapi lebih manis daripada itoh
Masa berbuah : 4 tahun dari bibit hasil sambungan
Produktivitas : 4 kg/pohon dari pohon berumur 4 tahun
11. Lengkeng VernyDaun : Mirip rambutan, panjang 24 cm, lebar 6 cm
Tajuk : Rimbun
Buah : Kulit tebal, besar seperti pingpong, daging kering dan tebal
Masa berbuah : 5 tahun dari bibit hasil sambungan yang diberi perangsang buah
Produktivitas : 7,8 kg/pohon dari pohon berumur 5 tahun (Trubus)
MACAM MACAM LENGKENG
Lengkeng DiamondKarena memang asli lengkeng dataran rendah maka diamond river mudah berbuah di Indonesia. Sifat unggul diamond river terletak pada sosok tanamannya . Percabangan banyak dan produktivitas tinggi. Ia juga berbuah sepanjang tahun. Verietas ini berdaun hijau cerah, panjang 10 cm, lebar 3-4 cm dan tepinya bergelombang. Cabang mudah terbelah. Tajuknya kompak dan sosoknya cenderung melebar ke samping daripada ke atas. Sangat cocok dijadikan tanaman peneduh. Pertumbuhan Diamond River sangat cepat setelah berumur 1 tahun. Daging buahnya agak tipis, berbiji kecil, beraroma dan berair saat dikupas. Lengkeng jenis ini bisa berbuah pada umur 8-12 bulan untuk lengkeng vegetatif, dan 2 – 3 tahun untuk lengkeng generatif. Diamond rever termasuk jenis yang mudah berbuah, walaupun tanpa perlakuan khusus dan sangat produktif ( tanaman berusia 3 tahun dapat berbuah 80-100 kg permusim panen )
Konon kabarnya Lengkeng ini berasal dari negeri gajah putih ( Thailand ). Akan tetapi di Indonesia lengkeng ini bisa berbuah lebat, rasanya manis.
Cara Tanam dan Perawatan
Penyiapan lahan
- Teknik penanaman dengan bedengan, bisa mengatasi beceknya buah.
- Di dalam bedengan tersebut dibuat lubang 60 x 60 x 60 cm s/d 80 x 80 x 80 cm. Lubang diangin-anginkan selama 1 minggu ( bila drainase baik ) dan apabila drainase kurang baik 2-3 minggu.
- Disiapkan media yang terdiri dari tanah gembur; pupuk kandang yang cukup masak dan pasir dengan perbandingan 1: 1 : 1
Penanaman
- Bibit ditanam dalam pot terlebih dahulu sampai dengan umur 1 tahun baru kemudian dipindah ke lapangan. Cara pananaman bibit sebelum di lapangan, polybag bibit digores dengan silet tajam, keluarkan bibit dan tanahmya,
- Isilah pot dengan media yang telah diapkan sama dengan media di lapangan, kurang lebih 2/3 dari tinggi pot. Letakkan bibit di atas media tersebut, kemudian timbun dengan media sampai hampir setinggi pot ( jangan terlalu penuh ). Perhatikan agar sambungan bibit tidak tertutup tanah.
- Setelah berumur kurang lebih satu tahun, pindahkan tanaman tersebut ke lapangan, yaitu pada lobang-lobang tanam yang telah disiapkan.
- Lobang tanam diisi media sampai rata dengan permukaan tanah, kemudian dibuat lobang sebesar pot.
- Letakkan pot yang berisi tanaman lengkeng pada lobang tanam tersebut, kemudian pecahkan pot agar akar tanaman dapat berkembang leluasa.
- Timbun dengan media sampai terjadi gundukan setinggi kurang lebih 25 cm dari permukaan tanah.
Pemupukan
- Pemupukan tepat waktu dan tepat unsur hara bisa mengatasi beceknya buah
- Setiap 2 bulan sekali tanaman
dipupuk dengan 2 kg pupuk kandang
Setiap minggu diberikan pupuk daun dengan dosis 5 g/L, bersamaan dengan pupuk daun berikan pula insektisida dan fungisida 1-2 ml/L atau sesuai dosis yang tertera dalam kemasan - Untuk pupuk daun digunakan CHAMPION yang berbeda antara fase pertumbuhan vegetatif dan generatif. Untuk pertumbuhan vegetatif NPK berimbang, sedangkan untuk pertumbuhan generatif P dan K tinggi.
- Pada umur 1-1,5 tahun dipupuk Instant Blue.
- Instant red digunakan pada tahap pembungaan
- Diamond river sangat sensitif terhadap overdosis pupuk.
Pengairan
- Tanaman disiram 2 hari sekali
- Pengeringan selama 2 minggu dapat menyebabkan pembungaan pada tahap dewasa.
Pemangkasan
- Banyak atau sedikitnya buah bergantung pada jumlah percabangan.
- Percabangan yang optimal dapat dibentuk melalui pemangkasan tanaman.
- Pemangkasan pertama dilakukan 2 bulan setelah bibit ditanam
- Pemangkasan mengikuti pola 1, 3, 9, 27 dst.
- Tanda tanaman siap dipangkas yaitu batang berwarna kecoklatan
- Batang dipangkas 5-10 cm dari ujung pucuk, 2 cm di atas ruas batang terdekat
- Tinggi tanaman dipertahankan 2,5-3 M untuk memudahkan perawatan dan pemanenan
- Tunas air dibuang, karena tanaman yang rimbun menyebabkan tingginya kelembaban sehingga mengundang hama.
Pembungaan
- Diamond river mudah berbuah tanpa perlakuan khusus
- Pada tanaman muda, jika tidak mengganggu perkembangan vegetatif tanaman, bunga yang muncul dipelihara. Namun jika sebaliknya bunga digugurkan saja
- Agar bunga muncul serempak, 2 minggu setelah pemupukan terakhir semprotkan Nutrifarm atau Novelgro ke seluruh tajuk ( 1/4 cc / L ) sebagai perekat gunakan APSA. Saat buah seukuran pentol korek, semprotkan pupuk daun.
Pemasangan
Penyangga
- Cabang lengkeng sangat mudah patah sehingga harus dibuatkan penyangga. Penyangga dibuat pada saat tanaman berumur setahun, dan diperbaiki pada umur 2 tahun.
- Untuk tanaman berumur 1 tahun, dipasang 4 tonggak setinggi 2 m di sekeliling tanaman dengan jarak 80-100 cm dari batang. Pasang galang pada tonggak sebanyak 2 susun
- Penyangga permanen dibuat pada
umur 2 – 2,5 tahun : tinggi 4-5 m sebanyak 6-9 tonggak. Pasang galang 3
susun pada ketinggian 60, 90, 120 cm.
- Lengkeng Pimpong ( besar-besar buahnya, manis dan sedikit berair )
- Lengkeng Diamond River (manis, sedikit berair, lebih kecil dari pimpong, harum )
- Lengkeng Itoh ( manis sekali, kering, lebih kecil dari Diamong river )
- Lengkeng Durian ( beraroma durian, lebih kecil dari Diamond river, langka )
Lengkeng
pingpong aslinya dari daerah sekitar delta sungai Mekong dan Vietnam bagian
tenggara, dikenal dengan nama Xuongcomvang. Dapat dibudidayakan di
dataran rendah, beda dengan lengkeng lokal yang harus di dataran tinggi.
Keunggulan lain dari lengkeng jenis ini adalah bisa panen ( panen besar ) tiga kali dalam setahun, sedangkan sub-pembuahan bisa terjadi sepanjang tahun asalkan nutrisi untuk tanaman ini cukup. Jadi selama setahun penuh dapat menikmati buah lengkeng pingpong.
Besar buahnya empat kali lipat lengkeng local, juga lebih besar daripada Diamond River, hampir sebesar bola pingpong. Bijinya juga lebih besar, tapi daging buahnya tebal, kulit tipis, sedikit berair. Aroma wangi dari Lengkeng ini sangat khas, juga lebih wangi daripada lengkeng lokal ataupun lengkeng yang sering kita jumpai di supermarket yang sering kita sebut lengkeng bangkok dan manisnya tidak kepalang tanggung Buah ini juga masih jarang dijumpai di pasar, sebab, memang belum banyak petani kita yang membudidayakan. Lengkeng pingpong merupakan tanaman tropic yang tumbuh subur di tanah berketinggian 500 meter di atas permukaan laut, jadi termasuk lengkeng dataran rendah. Tanaman ini tahan udara panas, akarnya tidak merusak, dapat ditanam di lahan sempit bahkan dalam pot.
Dahannya cenderung memanjang, lentur dan menjulur ke segala arah. Daun berwarna hijau tua dan berukuran kecil menggulung ke belakang ( agak keriting ). Lengkeng vegetatif bisa berbuah pada umur 8-12 bulan dan Lengkeng generatif berbuah saat berumur 2-3 tahun. Sayangnya jenis ini kurang produktif dibanding Diamond rever, mungkin tipe percabangan yang tidak serimbun Diamond rever. Karena daunnya tidak mudah gugur, lengkeng pingpong ini juga cocok sebagai tanaman rindang di halaman depan.
Penanaman
Tanaman ini bisa dibudidayakan dari biji, cangkok maupun bibit okulasi.
Untuk menanam lengkeng Pingpong, pertama-tama masukkan bibit ke pot atau lubang di tanah. Ukurannya harus sesuai besaran tanaman. Untuk bibit ukuran besar siapkan lubang 0,75m x 0,75m x 0,75m sedang untuk bibit yang kecil siapkan lubang ukuran 0,5m x 0,5m x 0,5m dengan media campuran 1:1:1 masing-masing untuk tanah : pasir atau sekam : pupuk kandang ( sebaiknya gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, karena punya kadar phosphate lebih besar daripada kotoran sapi ). Campuran media dibiarkan dalam lubang selama seminggu, kemudian digunakan untuk menanam ( hal ini supaya mikroba dari pupuk kandang dapat menyebar dengan baik kecampuran media sehingga media lebih gembur dan juga memberikan waktu adaptasi bagi bibit yang akan ditanam terhadap kondisi lingkungan sekitar ).
Pada saat penanaman sobek bagian bawah dari karung atau polybag, jangan dari bagian pinggir wadah supaya media dan akar tidak goyang.
Pemeliharaan
Perawatan lengkeng tidak rumit, selama suplai makanan dari kompos tetap terjaga.
Pemeliharaan penting adalah pemangkasan cabang yang tidak produktif dan ranting-ranting yang menutup kanopi. Dengan demikian, sinar matahari dapat masuk merata ke seluruh bagian cabang. Tumbuhan parasit ( benalu ) harus cepat dibuang. Tanaman lengkeng termasuk mudah tumbuh, tetapi sukar berbunga. Oleh karena itu, diperlukan stimulasi pembungaan dengan jalan mengikat kencang batang yang berada satu meter di atas permukaan tanah. Batang dililit melingkar sebanyak 2-3 kali dengan kawat baja. Tanaman mulai berbunga pada umur 4-6 tahun. Biasanya tanaman ini berbunga pada bulan Juli-oktober. Buah matang lima bulan setelah bunga mekar.
Dalam setahun, sebaiknya beri tiga kali pupuk. Saat kemarau, setidaknya disiram air dua hari sekali.
Penyiraman dan penyemprotan pupuk dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit, hal ini lebih efektif karena pada saat itulah stomata pada daun terbuka.
Hama yang biasa menyerang tanaman lengkeng adalah serangga pengisap buah (Tessaratoma javanica). Kelelawar merupakan binatang hama yang sering merusak buah yang matang. Penyakit yang sering menyerang saat musim hujan adalah mildu seperti yang menyerang tanaman rambutan. Untuk mencegah serangan kelelawar, pentil buah dibrongsong dengan brongsong yang dibuat khusus.
Panen dan Pasca Panen
Apabila perawatannya baik ( sering dipupuk, disiram dan didangir ) biasanya tanaman dari cangkok atau okulasi akan mulai berbunga dan berbuah pada umur 8-12 bulan. sedangkan yang dari biji bisa mulai berbuah pada umur 21-24 bulan. Pada usia dua-tiga tahun mampu menghasilkan, ini karena jenis semua lengkeng memang tidak mengenal musim.
Musim panen lengkeng di bulan Januari-Februari dengan produksi 300–600 kg per pohon. Lengkeng termasuk buah non-klimakterik sehingga harus dipanen matang di pohon karena tidak dapat diperam. Pemanenan dilakukan dengan alat yang dapat memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting bertangkai panjang yang tangkainya dapat diatur dari bawah. Tanda-tanda buah matang adalah warna kulit buah menjadi kecokelatan gelap, licin, dan mengeluarkan aroma. Rasanya manis harum, sedangkan buah yang belum matang rasanya belum manis.
apabila anda berminat dengan buah lengkeng lengkeng super diatas kunjungi workshop kami di:
Jl. Undaan Tengah Gg.7 Kec. Undaan Kab. Kudus // Jl. Getas Pejaten No. 3 Kec. Jati Kab. Kudus
atau hubungi kami di
www.atrium-gardener.blogspot.com
Keunggulan lain dari lengkeng jenis ini adalah bisa panen ( panen besar ) tiga kali dalam setahun, sedangkan sub-pembuahan bisa terjadi sepanjang tahun asalkan nutrisi untuk tanaman ini cukup. Jadi selama setahun penuh dapat menikmati buah lengkeng pingpong.
Besar buahnya empat kali lipat lengkeng local, juga lebih besar daripada Diamond River, hampir sebesar bola pingpong. Bijinya juga lebih besar, tapi daging buahnya tebal, kulit tipis, sedikit berair. Aroma wangi dari Lengkeng ini sangat khas, juga lebih wangi daripada lengkeng lokal ataupun lengkeng yang sering kita jumpai di supermarket yang sering kita sebut lengkeng bangkok dan manisnya tidak kepalang tanggung Buah ini juga masih jarang dijumpai di pasar, sebab, memang belum banyak petani kita yang membudidayakan. Lengkeng pingpong merupakan tanaman tropic yang tumbuh subur di tanah berketinggian 500 meter di atas permukaan laut, jadi termasuk lengkeng dataran rendah. Tanaman ini tahan udara panas, akarnya tidak merusak, dapat ditanam di lahan sempit bahkan dalam pot.
Dahannya cenderung memanjang, lentur dan menjulur ke segala arah. Daun berwarna hijau tua dan berukuran kecil menggulung ke belakang ( agak keriting ). Lengkeng vegetatif bisa berbuah pada umur 8-12 bulan dan Lengkeng generatif berbuah saat berumur 2-3 tahun. Sayangnya jenis ini kurang produktif dibanding Diamond rever, mungkin tipe percabangan yang tidak serimbun Diamond rever. Karena daunnya tidak mudah gugur, lengkeng pingpong ini juga cocok sebagai tanaman rindang di halaman depan.
Penanaman
Tanaman ini bisa dibudidayakan dari biji, cangkok maupun bibit okulasi.
Untuk menanam lengkeng Pingpong, pertama-tama masukkan bibit ke pot atau lubang di tanah. Ukurannya harus sesuai besaran tanaman. Untuk bibit ukuran besar siapkan lubang 0,75m x 0,75m x 0,75m sedang untuk bibit yang kecil siapkan lubang ukuran 0,5m x 0,5m x 0,5m dengan media campuran 1:1:1 masing-masing untuk tanah : pasir atau sekam : pupuk kandang ( sebaiknya gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, karena punya kadar phosphate lebih besar daripada kotoran sapi ). Campuran media dibiarkan dalam lubang selama seminggu, kemudian digunakan untuk menanam ( hal ini supaya mikroba dari pupuk kandang dapat menyebar dengan baik kecampuran media sehingga media lebih gembur dan juga memberikan waktu adaptasi bagi bibit yang akan ditanam terhadap kondisi lingkungan sekitar ).
Pada saat penanaman sobek bagian bawah dari karung atau polybag, jangan dari bagian pinggir wadah supaya media dan akar tidak goyang.
Pemeliharaan
Perawatan lengkeng tidak rumit, selama suplai makanan dari kompos tetap terjaga.
Pemeliharaan penting adalah pemangkasan cabang yang tidak produktif dan ranting-ranting yang menutup kanopi. Dengan demikian, sinar matahari dapat masuk merata ke seluruh bagian cabang. Tumbuhan parasit ( benalu ) harus cepat dibuang. Tanaman lengkeng termasuk mudah tumbuh, tetapi sukar berbunga. Oleh karena itu, diperlukan stimulasi pembungaan dengan jalan mengikat kencang batang yang berada satu meter di atas permukaan tanah. Batang dililit melingkar sebanyak 2-3 kali dengan kawat baja. Tanaman mulai berbunga pada umur 4-6 tahun. Biasanya tanaman ini berbunga pada bulan Juli-oktober. Buah matang lima bulan setelah bunga mekar.
Dalam setahun, sebaiknya beri tiga kali pupuk. Saat kemarau, setidaknya disiram air dua hari sekali.
Penyiraman dan penyemprotan pupuk dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit, hal ini lebih efektif karena pada saat itulah stomata pada daun terbuka.
Hama yang biasa menyerang tanaman lengkeng adalah serangga pengisap buah (Tessaratoma javanica). Kelelawar merupakan binatang hama yang sering merusak buah yang matang. Penyakit yang sering menyerang saat musim hujan adalah mildu seperti yang menyerang tanaman rambutan. Untuk mencegah serangan kelelawar, pentil buah dibrongsong dengan brongsong yang dibuat khusus.
Panen dan Pasca Panen
Apabila perawatannya baik ( sering dipupuk, disiram dan didangir ) biasanya tanaman dari cangkok atau okulasi akan mulai berbunga dan berbuah pada umur 8-12 bulan. sedangkan yang dari biji bisa mulai berbuah pada umur 21-24 bulan. Pada usia dua-tiga tahun mampu menghasilkan, ini karena jenis semua lengkeng memang tidak mengenal musim.
Musim panen lengkeng di bulan Januari-Februari dengan produksi 300–600 kg per pohon. Lengkeng termasuk buah non-klimakterik sehingga harus dipanen matang di pohon karena tidak dapat diperam. Pemanenan dilakukan dengan alat yang dapat memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting bertangkai panjang yang tangkainya dapat diatur dari bawah. Tanda-tanda buah matang adalah warna kulit buah menjadi kecokelatan gelap, licin, dan mengeluarkan aroma. Rasanya manis harum, sedangkan buah yang belum matang rasanya belum manis.
apabila anda berminat dengan buah lengkeng lengkeng super diatas kunjungi workshop kami di:
Jl. Undaan Tengah Gg.7 Kec. Undaan Kab. Kudus // Jl. Getas Pejaten No. 3 Kec. Jati Kab. Kudus
atau hubungi kami di
www.atrium-gardener.blogspot.com
Or Phone @ 085726986085
Jan 25th,
2011
Budi Daya Kelengkeng Pingpong Antara Hobi Dan Peluang Usaha
By galeriukm
-- Category: Agrobisnis
Bila anda menjumpai buah kelengkeng yang berukuran besar
bisa jadi itu adalah Kelengkeng Pingpong. Kelengkeng Pingpong
merupakan jenis kelengkeng yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga
dipersamakan dengan bola pingpong. Sebenarnya kelengkeng pingpong bukanlah
tanaman asli Indonesia karena berasal dari Vietnam yang dibawa masuk ke
Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan kelengkeng lokal
Indonesia yang hanya bisa berbuah dengan baik di dataran tinggi, Kelengkeng
pingpong bisa tumbuh dan berbuah pada tanah dataran rendah.Kelengkeng pingpong memilikiki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan kelengkeng lain sehingga sangat ccocok untuk dibudidayakan. Selain bisa tumbuh di dataran rendah kelengkeng pingpong memiliki ukuran buah yang besar sebesar bola pingpong. Dari sisi usia kelengkeng pingpong dapat berbuah dengan cepat yaitu pada usia 1.5 tahun sudah bisa mulai berbuah. Bila buah-buahan lain rata-rata berbuah satu tahun sekali, kelengkeng pingpong dapat berbuah lebih dari satu kali dalam satu tahun. Boleh dikatakan Kelengkeng Pingpong berbuah dengan tidak mengenal musim karena buah bisa tumbuh dari ranting-ranting secara bergantian. Bagi masyakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas, kelengkeng pingpong bisa ditanam pada lahan sempit bahkan pada media pot. Dengan beberapa kelebihan terdebut membuat kelengkeng pingpong menjadi potensi agrobisnis yang cukup mengiurkan.
Sebenarnya ada empat jenis kelengkeng yang cocok ditanam di dataran rendah yaitu Kelengkeng Pingpong, Kelengkeng Diamond River, Kelengkeng Kristalin dan Kelengkeng Itoh. Kelengkeng Diamond river merupakan kelengkeng yang berasal dari Cina sedangkan Kelengkeng Kristalin dan Itoh dari Thailand. Dari sisi ukuran Kelengkeng memiliki ukuran buah yang paling besar dan usia berbuah yang paling pendek.
Saat ini telah banyak orang yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong, ada yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong hanya sebagai kegemaran dan koleksi saja, tetapin ada yang memang serius menekuninya sebagai lahan bisnis. Salah satu yang menekuni budi daya kelengkeng pingpong sebagai usaha bisnis adalah Isto Suwarno. Beliau bisa dikatakan sebagai perintis Budi daya kelengkeng pingpong dengan bendera usahanya yang diberi nama Telaga Nursery.Di Kawasan Pemukti Baru Tlogo RT12 RW04 Prambanan, Klaten , bibit-bibit kelengkeng Pingpong aneka ukuran disemaikan dan dibudidayakan.
Pada awalnya pada tahun 1996 biji kelengkeng Pingpong mulai ditanam di Prambanan. Bibit ini diperoleh dari pohon indukan yang ditanam di Semarang yang asalnya dari Vietnam. Kini Pak Isto sudah menjual ribuan bibit kelengkeng ke berbagai pelosok tanah air. Pembeli selain datang langsung dan membeli di tempat ada juga yang minta di antar sampai tujuan. Sampai sekarang Pak Isto selalu kebanjiran order bibit kelengkeng Pingpong. Harga bibit kelengkeng pingpong cukup bervariasi tergantung pada ukurannya, misalnya untuk ukuran 15 cm sampai 20 harganya 20 ribu untuk yang berasal dari biji sementara yang berasal dari okulasi berukuran 60 cm seharga 40 ribu. Keunggulan bibit dari okulasi adalah lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji, sehingga lebih banyak digemari pembeli. Selain itu Pak Isto juga menyediakan pohon kelengkeng pingpong dalam bentuk pot. Harga tergantung pada ukurannya ada yang seharga 250 ribu bahkan 2.5 juta.
Perawatan Kelengkeng Pingpong
Untuk mendukung hasil yang maksimal dalam budi daya kelengkeng Pingpong ini ada beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan oleh penggemar antara lain :- Menyiapkan lubang sebelum kelengkeng pingpong ditanam. Untuk bibit yang mesar ukuran lubang adalah 0.75m x 0.75m x 0.75m sedangkan untuk bibit kecil ukuran 0.5mx0.5mx0.5m .
- Jarak ideal antar tanaman dalam kebun antara 5 sampai 6 meter.
- Media tanaman adalah Pupuk Kandang dan Tanah 1:2 dan diamkan dalam lubang selama 7 hari sebelum bibit di tanam.
- Dilakukan pemangkasan pada ranting setelah mencapai ketinggian 1.5 meter. Hakl ini dilakukan untuk memperbanyak ranting sehingga kelengkeng pingpong berbuah lebih banyak. Pola pelangkasan dengan sistem 1:3:9.
- Dilakukan Pemupukan 3 kali dalam setahun.
- Penanaman dalam pot dengan komposisi media tanam 2:1:1 (tanah:pupuk kandang:sekam).
- Dengan perawatan yang baik meliputi proses dangir, pemupukan dan penyirama teratur dalam 1.5 tahun bibit yang berasal dari okulasi akan mulai berbuah, sedangkan bibit dari biji akan berbuah pada usia 2.5 tahun. Bila anda tertarik dengan kelengkeng Pingpong ada baiknya anda mencoba. (Galeriukm).
Rambutan
Nephelium lappaceum L. Nama umum
Nephelium lappaceum L. Nama umum
|
Indonesia:
|
Rambutan,
aceh
|
|
Inggris:
|
Rambutan
|
|
Pilipina:
|
Rambutan
|

Rambutan
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Nephelium
Spesies: Nephelium lappaceum L.
Rambutan SARAT BUAH MESKI DALAM POT
(01/05/2007) Index
Banyak orang enggan menanam tabulampot
rambutan. Alasannya, susah berbuah. Padahal, jika tahu caranya, tabulampot
rambutan pun bisa berbuah lebat, lho.
Tanaman buah dalam pot (tabulampot) kini sudah
tak asing lagi bagi para pecinta tanaman. Aneka tanaman buah yang dulu hanya
ditanam di halaman yang luas, kini banyak ditanam orang di dalam pot. Namun,
sepertinya tak banyak orang yang melirik tabulampot rambutan. Kenapa?
Jujur diakui, tabulampot rambutan seringkali
mogok berbuah, bahkan tak pernah berbuah sekali pun. Malah, mati sebelum
berbuah. Padahal, tanaman rambutan dalam pot sebetulnya bisa menghasilkan buah,
asal kita tahu rahasianya.
Rambutan (Nephellium lappaceum) berasal dari
Malaysia dan Indonesia. Kerabat dekatnya antara lain leci (N. litchi) dan
kepulasan (N. mutabile). Sentral tanaman rambutan tersebar di berbagai daerah,
seperti Bogor, Subang, Bekasi, Purwakarta, Semarang, Banyumas, Purbalingga,
Purworejo, Magelang, Jember, Blitar, dan Lumajang, Sleman, Bantul serta DKI
Jakarta, khususnya di Pasar Minggu.
Di negeri kita banyak varietas rambutan, entah
itu varietas lokal maupun varietas unggul. Untuk varietas lokal, sebut misalnya
Aceh Gundul, Aceh Gula Batu, Aceh Gendut, Aceh Kuning, Aceh Padang Bulan, Aceh
Garing, Aceh Pao Pao, Aceh Kering Manis, Simacan, Sitangkue, Sinyonya,
Brahrang, Hape, dan sebagainya. Sedangkan yang unggul, sekurang-kurangnya ada 8
varie?tas, antara lain Rapiah, Lebak Bulus, Anta Lagi, Sibongkok, Sibatuk
Ganal, Garuda, Nona, dan Binjai.
PILIH VARIETAS BINJAI
Pertanyaannya, varietas mana yang akan kita
pilih untuk ditanam dalam pot? Belajar dari pengalaman, ternyata varietas
Binjai yang ?cocok? ditanam dalam pot. Alasannya, lebih cepat berbuah
dibandingkan varietas lain. Apalagi jika bibitnya berasal dari okulasi, yang
bisa berbuah kurang dari setahun. Varietas Binjai juga memiliki keindahan
tersendiri. Ia memiliki 4 - 5 cabang dan karena itu lebih rimbun. Buahnya juga
ngelotok dan manis.
Biasanya, wadah tanam tabulampot adalah pot
dari tanah liat. Ukurannya tergantung kondisi bibit yang hendak ditanam.
Misalnya, untuk bibit setinggi 50 cm, bisa digunakan pot berdiameter 30 cm.
Namun, untuk tabulampot rambutan, sebaiknya
gunakan wadah tanam berupa drum. Ukuran drum sebaiknya agak besar, sebab ukuran
bibitnya juga agak besar. Sebagai pedoman, gunakan bibit rambutan Binjai
setinggi 60 - 75 cm dengan diameter drum sekitar 50 - 60 cm. Drum ini harus
diberi lubang-lubang kecil di bagian dasarnya, kemudian diberi ganjalan berupa
batu bata atau batako, sehingga pembuangan air penyiraman lancar. Selama ini,
banyak variasi media tanam untuk tabulampot.
Misalnya campuran tanah gembur, pasir, dan
pupuk kandang dengan perbandingan 5 : 1 : 2. Ada juga campuran pupuk kandang,
pasir, dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Ma sih ada lagi campuran tanah
dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2, atau campuran sekam dan pasir
dengan perbandingan 1 : 1.
Yang perlu diketahui, tabulampot sangat
sensitif terhadap media tanam yang memadat, yang mengakibatkan daun cepat
mengering lalu rontok. Oleh karena itu, disarankan menggunakan media tanam
berupa pupuk kandang seluruhnya. Lebih baik lagi jika pupuk kandang tadi diberi
insektisida Furadan 3 G sebanyak 100 gram per drum. Ini untuk mencegah serangan
hama.
TAHAP-TAHAP MEMASUKKAN PUPUK KANDANG KE DRUM
Pertama, masukkan pecahan batu bata ke dasar
drum hingga mencapai seperempat bagian drum.
* Di atas lapisan batu bata, isikan selapis ijuk atau humus atau
daun-daun kering.
* Masukkan pupuk kandang hingga mencapai 2 cm di bawah bibir
drum.
* Siram hingga cukup basah.
* Di atas lapisan batu bata, isikan selapis ijuk atau humus atau
daun-daun kering.
* Masukkan pupuk kandang hingga mencapai 2 cm di bawah bibir
drum.
* Siram hingga cukup basah.
MOGOK BERBUAH?
Keluhan sering muncul ketika tabulampot
rambutan tak mau berbuah lagi. Bahkan, seumur-umur hanya berbuah sekali dan
setelah itu macet. Padahal, perawatan sudah dilakukan. Termasuk penyiraman dan
pemupukan. Jika menghadapi problema seperti itu, jangan cepat-cepat putus asa!
Tanaman masih bisa direkayasa, kok.
Caranya, keluarkan tanaman dari drum, amati
kondisi fisiknya, lalu pangkas sebagian daunnya. Setelah itu, tanam langsung di
tanah. Sementara itu, siapkan juga media tanam (pupuk kandang) yang baru. Bila
sudah tampak tunas-tunas baru, pindahkan tanaman dari tanah lapang ke drum.
Gampang kan ?
CARA MENANAM BIBIT DALAM POT
Siram media tanam dalam polybag, lalu sobek,
dan keluarkan bibit bersama tanahnya. Bila akar, daun, dan cabang tampak
panjang, sebaiknya dipangkas.
1. Gali media dalam drum membentuk lubang. Sesuaikan ukuran lubang dengan
ukuran perakaran bibit rambutan.2. Tambahkan pupuk NPK, dengan perbandingan 15 : 15 : 15, sebanyak 100 gram, lalu aduk-aduk hingga merata.
3. Masukkan bibit ke lubang dalam drum. Pelan-pelan, tekan tanah pada bagian pangkal bibit pelan-pelan.
4. Siram sampai cukup basah.
5. Untuk sementara waktu, beri tutup kantung
plastik transparan dan
letakkan di tempat yang teduh. Jika sudah tumbuh tunas-tunas baru,
singkirkan tutup.
letakkan di tempat yang teduh. Jika sudah tumbuh tunas-tunas baru,
singkirkan tutup.
TIPS PERAWATAN
Faktor perawatan kerap diabaikan. Padahal,
sangat penting dan kerap jadi kunci keberhasilan penanaman tabulampot rambutan.
Perawatan apa saja yang harus kita lakukan?
1. Penyiraman
Di musim kemarau, penyiraman sangat perlu. Jika memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam, dan baru esoknya disiramkan. Namun, usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar.
Di musim kemarau, penyiraman sangat perlu. Jika memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam, dan baru esoknya disiramkan. Namun, usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar.
2.Penggemburan
Ingat, usahakan media tanam tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai merusak akarnya.
Ingat, usahakan media tanam tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai merusak akarnya.
3.Pemupukan
Meski media tanam menggunakan pupuk kandang, pupuk organik masih diperlukan. Sampai umur 2 tahun, setiap 4 bulan, tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram per drum. Sejak umur 3 tahun dan seterusnya, setiap drum diberi 100 gram NPK (15:15:15). Caranya, benamkan pupuk NPK sedalam 10 cm, lalu siram hingga cukup basah.
4.PemangkasanMeski media tanam menggunakan pupuk kandang, pupuk organik masih diperlukan. Sampai umur 2 tahun, setiap 4 bulan, tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram per drum. Sejak umur 3 tahun dan seterusnya, setiap drum diberi 100 gram NPK (15:15:15). Caranya, benamkan pupuk NPK sedalam 10 cm, lalu siram hingga cukup basah.
Pemangkasan tabulampot rambutan di samping untuk membentuk habitus (kanopi) tanaman agar tampak pendek, juga agar cabang dan pertumbuhannya seimbang. Pemangkasan perdana dilakukan saat tanaman berumur kurang dari setahun, atau tinggi batang sekitar 75 - 100 cm dari permukaan drum. Cara pemangkasan adalah, untuk pemangkasan perdana, pilih 3 cabang primer. Bila panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder. Pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer. Selanjutnya, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier, dan pilih hanya tiga cabang tersier. Nah, dari ketiga cabang tersier inilah akan terjadi pembungaan dan pembuahan.
Matoa
Pometia pinnata J.R.& G.Forst Nama umum
Pometia pinnata J.R.& G.Forst Nama umum
|
Indonesia:
|
Matoa
|
|
Inggris:
|
Fijian
Longan
|
|
Melayu:
|
Kasai
|

Matoa
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Pometia
Spesies: Pometia pinnata J.R.& G.Forst
Deskripsi
Tumbuhan berbentuk pohon, tinggi 20 - 40 m. Akar tunggang. Batang silindris, tegak, warna putih kotor, permukaan kasar, percabangan simpodial, arah cabang miring hingga datar, bercabang banyak sehingga membentuk pohon yang rindang. Daun majemuk, tersusun berseling, 4 - 12 pasang anak daun, saat muda berwarna merah cerah - setelah dewasa menjadi hijau, bentuk jorong, panjang 30 - 40 cm, lebar 8 - 15 cm, helaian daun tebal dan kaku, ujung meruncing (acuminatus), pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan atas dan bawah halus - berlekuk pada bagian pertulangan. Buah bulat atau lonjong, panjang 5 - 6 cm, buah berwarna hijau kadang merah atau hitam (tergantung varietas), bentuk biji bulat - berwarna cokelat muda, daging buah lembek, berwarna putih kekuningan. Perbanyaan generatif (biji)
Mangga
Mangifera indica L. Nama umum
Mangifera indica L. Nama umum
|
Indonesia:
|
Mangga,
pelem, buah, pelem kecik
|
|
Inggris:
|
mango
|
|
Melayu:
|
Ampelam,
Mangga,
|
|
Vietnam:
|
Xoà i
|
|
Thailand:
|
Mamuang
(Ma muang, Mak mouang).
|
|
Pilipina:
|
Mangang
kalabau, Mangga
|

Mangga
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Anacardiaceae
Genus: Mangifera
Spesies: Mangifera indica L.
Kedondong
Spondias dulcis Forst. Sinonim
Spondias cytherea Sonn.
Nama umum
Spondias dulcis Forst. Sinonim
Spondias cytherea Sonn.
Nama umum
|
Indonesia:
|
kedondong,
kadongdong (Sunda)
|
|
Inggris:
|
Ambarella,
golden apple, otaheite apple
|
|
Pilipina:
|
Sineguelas
|

Kedondong
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Anacardiaceae
Genus: Spondias
Spesies: Spondias dulcis Forst.
Jambu Bol
Syzygium malaccense Sinonim
Eugenia malaccensis
Caryophyllus malaccensis (L.) Stokes
Nama umum
Syzygium malaccense Sinonim
Eugenia malaccensis
Caryophyllus malaccensis (L.) Stokes
Nama umum
|
Indonesia:
|
Jambu bol,
Jambu thokal
|
|
Inggris:
|
Mountain
Apple
|
|
Pilipina:
|
Makopa
|

Jambu Bol
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
Genus: Syzygium
Spesies: Syzygium malaccense
Durian
Durio zibethinus Murr Nama umum
Durio zibethinus Murr Nama umum
|
Indonesia:
|
Durian,
duren, kadu (Snd)
|
|
Inggris:
|
Durian
|
|
Melayu:
|
Durian
|
|
Thailand:
|
Thurian
|
|
Pilipina:
|
Durian
|
|
Cina:
|
liu lian
|

Durian
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Malvales
Famili: Bombacaceae
Genus: Durio
Spesies: Durio zibethinus Murr
Kerabat Dekat
Tekawai, Koroyot, Durian Hutan, Durian Pulu, Durian Hantu, Durian Burung, Durian Kura-kura, Durian Burung
Deskripsi
Tumbuhan berbentuk pohon, berumur panjang (perenial), tinggi 27 - 40 m. Akar tunggang. Batang berkayu, silindris, tegak, kulit pecah-pecah, permukaan kasar, percabangan simpodial, bercabang banyak, arah mendatar. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun berseling (alternate), permukaan atas berwarna hijau tua - bawah cokelat kekuningan, bentuk jorong hingga lanset, panjang 6,5 - 25 cm, lebar 3 - 5 cm, ujung runcing, pangkal membulat (rotundatus), tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan atas mengkilat (nitidus), permukaan bawah buram (opacus), tidak pernah meluruh, bagian bawah berlapis bulu halus berwarna cokelat kemerahan. Bunga muncul di batang atau cabang yang sudah besar, bertangkai, kelopak berbentuk lonceng (campanulatus) - berwarna putih hingga cokelat keemasan, berbunga sekitar bulan Januari. Buah bulat atau lonjong, panjang 15 - 30 cm, kulit dipenuhi duri-duri tajam, warna coklat keemasan atau kuning, bentuk biji lonjong, 2 - 6 cm - berwarna cokelat, berbuah setelah berumur 5 - 12 tahun. Perbanyaan Generatif (biji).
Belimbing
Manis
Averrhoa carambola L Sinonim
Averrhoa pentandra Blanco
Nama umum
Averrhoa carambola L Sinonim
Averrhoa pentandra Blanco
Nama umum
|
Indonesia:
|
Belimbing
manis, blimbing (Jawa), balingbing (Sunda)
|
|
Inggris:
|
Star Fruit
|
|
Thailand:
|
Mafuang
|
|
Pilipina:
|
Balimbing
|
|
Cina:
|
Yang tao
|
|
Jepang:
|
Gorenshi
|

Belimbing Manis
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Geraniales
Famili: Oxalidaceae (suku belimbing-belimbingan)
Genus: Averrhoa
Spesies: Averrhoa carambola L
Kerabat Dekat
Belimbing Wuluh
Deskripsi
Belimbing Manis (Averrhoa carambola) tumbuh dalam bentuk pohon, berumur panjang (perenial) dengan tinggi 6 - 9 m. Batang berkayu (lignosus), berbentuk silindris, tumbuh tegak, berwarna coklat tua, kulit kayu tipis, permukaan kasar. Percabangan banyak, arah cabang miring ke atas dan mendatar sehingga membentuk pohon yang rindang. Daun majemuk, bertangkai panjang, warna hijau tua, bentuk bulat telur, panjang 4 - 6 cm, lebar 3 - 4 cm, helaian daun tipis tegar, ujung meruncing (acuminatus), pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, susunan pertulangan menyirip (pinnate), tidak memiliki daun penumpu, permukaan atas dan bawah halus. Bunga majemuk, kelopak berbentuk bintang (stellatus), mahkota berwarna merah jingga, panjang mahkota ± 8 mm, daun mahkota berlekatan (gamopetalus). Buah berlekuk 5 menyerupai bintang, panjang 10 - 12 cm, buah muda berwarna hijau - setelah tua menjadi kuning, bentuk biji pipih - berwarna coklat tua, berbuah setelah berumur 2 - 5 tahun. Akar tunggang. Perbanyakan secara generatif (biji).
Tanjung
Mimusops elengi L. Nama umum
Mimusops elengi L. Nama umum
|
Indonesia:
|
Tanjung
|
|
Inggris:
|
Spanish
Cherry
|

Tanjung
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Ebenales
Famili: Sapotaceae
Genus: Mimusops
Spesies: Mimusops elengi L.
Glodokan
Polyalthia longifolia Sonn. Nama umum
Polyalthia longifolia Sonn. Nama umum
|
Indonesia:
|
Glodokan
|
|
Inggris:
|
False
ashoka, ashoka tree
|

Glodokan
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Magnoliales
Famili: Annonaceae
Genus: Polyalthia
Spesies: Polyalthia longifolia Sonn.
Flamboyan
Delonix regia Nama umum
Delonix regia Nama umum
|
Indonesia:
|
Flamboyan
|

Flamboyan
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus: Delonix
Spesies: Delonix regia
Flamboyan, Tanaman Liar dari Madagaskar
Syarifah, S.P. (12/28/2006) Index
ADA sejumlah kontroversi berkaitan dengan nama
populer flamboyan. Sebagian menyebut dengan istilah ?mohr? (artinya merak) dan
?gul? (artinya bunga). Secara harfiah, maknanya mendekati peacock flower (bunga
merak) atau di Indonesia dikenal juga dengan sebutan jingoh. Meski sama-sama
cemerlang dengan warna bunga merah dan jingga, flamboyan jelas berbeda dengan
bunga merak.
Orang India menyebutnya dengan nama gulmohar.
Nama etnik lainnya adalah sunkervara, mayarum, atau shima sankesula. Namun, di
antara nama-nama yang diberikan, yang paling dikenal adalah nama yang berasal
dari bahasa Prancis, fleur de paradis dan flamboyant. Nama inilah yang kemudian
diadopsi oleh masyarakat kita di Indonesia.
Sedangkan nama botani Royal Poinciana diberikan
sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Gubernur Antilles, M. de Poinci,
yang pada abad ke-17 untuk pertama kalinya membawa tanaman flamboyan dari
habitat aslinya yang liar di hutan Malagasy Barat, Madagaskar, untuk kemudian
didomestikasi dan disebarluaskan ke berbagai belahan dunia. Berkat jasa Poinci
pula, bunga flamboyan yang semula dianggap angker itu bisa dinikmati keindahan
oleh masyarakat, termasuk kita di Indonesia.
Flamboyan merupakan tanaman berbunga yang
tumbuh di kawasan tropis dan subtropis. Tanaman ini cukup toleran di daerah
kering dan kondisi air yang asin. Di daerah dengan kondisi kemarau panjang,
daun flamboyan tumbuh hampir sepanjang musim. Namun, di daerah lain, flamboyan
malah menggugurkan daun-daunnya seperti terjadi di Suriname dan sebagian
Indonesia. Musim berbunganya berbeda antara satu tempat/negara dengan
tempat/negara lain. Jika di Indonesia bunga flamboyan mekar pada
Oktober-Desember, di India bunganya mekar pada periode April-Juni.
Selain tampak indah sebagai tanaman hias,
flamboyan juga memainkan fungsi lain yang tak kalah pentingnya, sebagai pohon
peneduh. Bagi penduduk yang menghuni kawasan tropis, kehadiran flamboyan dengan
daun-daunnya yang rimbun menjadi anugerah tersendiri. Orang-orang yang berada
di bawah rindangnya pohon flamboyan bukan saja terhindar dari sengatan sinar
matahari yang terik, tapi juga bisa menikmati kesegaran udara (oksigen) yang
dihasilkan oleh daunnya yang rimbun.
Flamboyan juga tumbuh di Australia. Di Amerika
Serikat juga bisa ditemui meski di kawasan yang terbatas seperti di Florida,
Rio Grande Valley sebelah selatan Texas, dataran rendah Arizona dan California,
Hawaii, Pulau Virgin. Flamboyan tumbuh secara luas di Karibia, Puerto Rico, dan
Kepulauan Guam. Di Kepulauan Mariana Utara, flamboyan merupakan pohon resmi
negara.
Di Kepulauan Karibia biji flamboyan digunakan sebagai instrumen perkusi yang
dikenal dengan sebutan the shak-shak atau maraca. Status tanaman ini termasuk
yang dilindungi.. (Syarifah, S.P./dari berbagai sumber).***
Bintaro
Cerbera odollam Gaertn. Nama umum
Cerbera odollam Gaertn. Nama umum
|
Indonesia:
|
Bintaro,
kayu susu, kenyen putih, koyandan, mangga prabu, mangga laut
|
|
Inggris:
|
Indian
suicide tree, grey milkwood, pong pong tree, sea mango
|

Bintaro
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Cerbera
Spesies: Cerbera odollam Gaertn.
Mahoni
Swietenia mahagoni (L.) Jacq. Nama umum
Swietenia mahagoni (L.) Jacq. Nama umum
|
Indonesia:
|
Mahoni
|
|
Inggris:
|
West
Indian mahogany
|
|
Pilipina:
|
Mahogany
|

Mahoni
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Meliaceae
Genus: Swietenia
Spesies: Swietenia mahagoni (L.) Jacq.
Jati
Tectona grandis L.f. Nama umum
Tectona grandis L.f. Nama umum
|
Indonesia:
|
Jati
|
|
Inggris:
|
Teak
|

Jati
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Tectona
Spesies: Tectona grandis L.f.
Jabon
Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq. Nama umum
Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq. Nama umum
|
Indonesia:
|
Jabon,
jabun, kelampayan, empayang, worotua
|

Jabon
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Rubiales
Famili: Rubiaceae (suku kopi-kopian)
Genus: Anthocephalus
Spesies: Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq.
bibit jabon
mas_ari (07/04/2010) Index
Pembibitan Bibit Jabon; Setelah melakukan beberapa uji coba mengenai cara
pembibitan bibit jabon kami telah menemukan cara untuk mendapatkan bibit
tanaman jabon yang sangat baik. Salah satu cara yang kami temukan dengan
perlakuan pengkerdilan, dengan cara yang kami lakukan ini ternyata dapat
menghasilkan batang tanaman bibit jabon menjadi besar dan keras. Karena bibit
tanaman jabon memiliki kadar air yang sangat tinggi pada bagian batang maka
hanya dengan proses pembibitan dengan cara pengkerdilan tanaman bibit jabon
lbih mudah pada saat proses penanaman dan tidak perlu menggunakan ajir sebagai
penopang batang jabon agar tidak mudah roboh pada saat penanaman bibit.pada
saat tanaman bibit jabon dalam proses pengkerdilan memiliki ciri spesifik pada
daun akan berbentuk keriting dan pada batang memiliki tingkat kebesaran yang
lebih dibandingkan dengan proses pembibitan yang tanpa dilakukan proses
pengkerdilan.
Banyak para petani bibit jabon yang tidak mengetahui proses yang harus dilakukan pada saat bibit jabon berada di persemaian. Mereka hanya mengerti pembibitan jabon dengan proses yang sangat standar, jadi hasil dari bibit tanaman jabon itupun sangat standard pula.
Bibit tanaman jabon sangat membutuhkan proses pengkerdilan karena batang bibit tanaman jabon memiliki kadar air yang sangat tinggi seperti yang sudah kami sebutkan di atas, bibit tanaman jabon hampir memiliki kesamaan dengan bayam yang memiliki kadar air pada batang sangat banyak. lanjut di http://atrium-gardener.blogspot.com
Banyak para petani bibit jabon yang tidak mengetahui proses yang harus dilakukan pada saat bibit jabon berada di persemaian. Mereka hanya mengerti pembibitan jabon dengan proses yang sangat standar, jadi hasil dari bibit tanaman jabon itupun sangat standard pula.
Bibit tanaman jabon sangat membutuhkan proses pengkerdilan karena batang bibit tanaman jabon memiliki kadar air yang sangat tinggi seperti yang sudah kami sebutkan di atas, bibit tanaman jabon hampir memiliki kesamaan dengan bayam yang memiliki kadar air pada batang sangat banyak. lanjut di http://atrium-gardener.blogspot.com
Albasia
Albizia falcataria (L.) Fosberg Sinonim
Albizia falcata (L.) Backer
Albizia moluccana Miq.
Nama umum
Albizia falcataria (L.) Fosberg Sinonim
Albizia falcata (L.) Backer
Albizia moluccana Miq.
Nama umum
|
Indonesia:
|
Albasia,
[jeungjing, albu (Sunda)], sengon laut, sengon sabrang, salawaku
|
|
Inggris:
|
Molucca
albizia, Indonesia albizia, white albizia
|
|
Melayu:
|
Batai,
kayu macis
|
|
Pilipina:
|
Falkata
|

Albasia
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus: Albizia
Spesies: Albizia falcataria (L.) Fosberg
Kenanga
Cananga odorata (Lamk.) Hook. Sinonim
Canangium odoratum (Lamk.) Hook.
Nama umum
Cananga odorata (Lamk.) Hook. Sinonim
Canangium odoratum (Lamk.) Hook.
Nama umum
|
Indonesia:
|
Kenanga,
jelaprang
|
|
Inggris:
|
Ylang-ylang
|
|
Thailand:
|
Kradanga
|
|
Pilipina:
|
Ilang
Ilang
|

Kenanga
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Magnoliales
Famili: Annonaceae
Genus: Cananga
Spesies: Cananga odorata (Lamk.) Hook.
Gaharu
Aquilaria moluccensis Oken Nama umum
Aquilaria moluccensis Oken Nama umum
|
Indonesia:
|
Gaharu
|

Gaharu
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Thymelaeaceae
Genus: Aquilaria
Spesies: Aquilaria moluccensis Oken
Cara Mencangkok Tanaman Buah Mangga
Mencangkok tanaman adalah salah satu cara teknik memperbanyak tanaman buah dalam pot, selain itu kualitas buahnya sama dengan induknya dan juga pohonnya tidak terlalu tinggi. Tanaman yang bisa dicangkok antara lain: jambu, jambu air, mangga, sawo, dan lain-lain.
Alat-alat yang digunakan:
1. Pisau yang tajam.
2. Serabut kelapa atau plastik.
3. Tali pengikat atau memakai tali rafia.
4. Paku untuk menusuk bagian bawah plastik.
5. Penampung air.
6. Campuran tanah subur : pupuk kandang, dengan perbandingan 1 : 1
Cara mencangkok
1. Memilih cabang tanaman buah atau ranting yang tidak terlalu muda atau tua.
2. Kupas cabang hingga bersih sepanjang 4-9 cm.
3. Tutup dengan campuran pupuk kandang dan tanah kemudian bungkus dengan plastik atau serabut kelapa, ikat kedua ujungnya. Bila menggunakan plastik lubangi bagian bawah dengan menggunakan paku.
4. Siram setiap pagi dan sore dan jaga kelembapan.
5. Setelah akarnya banyak potong dari induknya, dipisahkan dan tanam di tempat yang telah ditentukan.
Tips Tanaman Buah
Tidak semua tanaman hias yang ditanam langsung pada tanah di lahan biasa, tetapi banyak juga tanaman-tanaman hias yang biasa ditanam di dalam pot, baik itu tanaman bunga, seperti tanaman buah-buahan (Jual Tanaman Buah & Jual Bibit Tanaman) yang bisa ditanam di dalam pot atau Tabulampot, dan lain-lain. Tetapi, tidak semua pot juga baik untuk tanaman hias, untuk itu kita bisa memilih pot yang mana yang paling sesuai untuk tanaman hias tersebut.Pot untuk tanaman hias atau Tanaman Buah yang ada di pasaran terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari tanah liat, plastik, besi, beton, dan sebagainya. Dari semua pot tadi, yang paling ideal untuk digunakan adalah pot Bibit Tanaman yang terbuat dari bahan tanah liat, karena pot yang berbahan tanah liat memiliki pori-pori yang cukup baik dan bisa membantu membuang kelebihan air dalam pot Bibit Tanaman, sehingga pot tidak menggenang, dimana genangan air ini bisa mengakibatkan timbulnya penyakit pada tanaman, misalnya akar tanaman yang membusuk, dan sebagainya.
Bila yang dipilih adalah pot yang terbuat dari bahan plastik, maka pilihlah pot yang mempunyai lubang di bagian bawahnya, dimana fungsi lubang tersebut adalah untuk mengalirkan air sewaktu penyiraman em untuk mendapatkan pot itu ada baiknya cek di Jual Tanaman Buah & Jual Bibit Tanaman.
Penampilan pot juga perlu diperhatikan:
Sebuah pot Tanaman Buah akan kelihatan lebih cantik apabila pot tersebut diberi kaki penunjang/penopang. Bahan kaki penopang bisa berupa kayu ataupun besi. Yang paling penting, harus dipilih kaki pot yang sesuai dengan bentuk warna tanaman yang ada di dalam pot tersebut, sehingga keindahan tanaman di adalam pot akan semakin tampak.
Penempatan pot juga harus diperhatikan:
Penempatan pot Tanaman, selain memperhatikan karakteristik tanaman, lihat juga ukurannya. Usahakan peletakannya seimbang. Jangan sampai peletakannya dilakukan secara asal, sehingga akan mengurangi keindahan tanaman. Perhatikan pot atau Tanaman mana yang lebih tinggi, dan pota atau tanaman mana yang lebih rendah. Apakah peletakkannya disusun dari pot atau tanaman yang paling tinggi keyang paling rendah, atau peletakkan dilakukan secara simetris, yakni pot atau tanaman yang paling tinggi diletakkan di tengah-tengah, dan di sekelilingnya secara bertahap diletakkan pot atau tanaman yang lebih rendah di bawahnya berurut ke yang lebih rendah lagi.
sekunder Filipina, namun kini telah menyebar di berbagai
negeri tropis, termasuk Indonesia, di Bogor, Jawa Barat dibudidayakan di
pekarangan. Buah bisbul berbentuk bulat gepeng, berbulu halus seperti
beludru. Termasuk keluarga eboni (suku Ebenaceae) dan berkerabat
dengan Kesemek dan Kayu Hitam. Tak heran jika di negeri asalnya disebut Buah
Mabolo atau Buah Berbulu.
Buah bisbul juga memiliki kandungan serat yang cukup
tinggi. Dengan kandungan yang demikian, maka buah bisbul berkhasiat untuk
meningkatkan daya tahan tubuh, mem-perbaiki saluran pencernaan, meng-haluskan
kulit, menjaga kesehatan mata dan mencegah sembelit.
Tanaman bisbul dapat tumbuh dari 0 - 800 m dpl, dan pada
hampir segala jenis tipe tanah. Perbanyakan umumnya dari hasil grafting dan
mulai berbuah 6 – 8 tahun. Musim panen raya antara Maret - Mei. Selain buah
yang dimakan segar atau sebagai campuran minuman. Kayu pohon bisbul
berkualitas baik, berwarna cokelat kemerahan hingga hitam, bertekstur halus,
kuat dan keras, di Filipina dinaman kamagong, merupakan bahan kerajinan yang
berharga dan dilindungi oleh undang-undang.
Sumber : http://www.deptan.go.id/
Di Mekarsari tanamannya dapat dijumpai di areal Lab.
Biosari, kebun buah blok B, dan parkir kendaraan. Ketersediaan bibit : stok
terbatas.
|
|
|
DUWETDuwet (Syzygium cumini) atau jamblang dengan nama lainnya jambolan, java plum (Inggris) merupakan tanaman buah yang berasal dari daerah India bagian timur. |
Pertumbuhan tanamannya sangat cepat dengan tinggi tanaman
mencapai 15 m dan mampu berproduksi selama 40 tahun. Tanaman ini termasuk salah
satu tanaman yang mulai terlupakan bahkan langka dan jarang dibudidayakan.
Tanamannya dapat tumbuh dengan baik pada rendah sampai ketinggian 1.800 m dpl.
Buah berbentuk lonjong dengan panjang 2-3 cm. Terdapat 2 jenis duwet yang dapat
dibedakan ketika buahnya masak yakni kulit buah berwarna merah kehitaman dan
putih. Buah masak dapat dimakan langsung dengan cita-rasa sepat sampai masam
manis. Untuk menghilangkan rasa sepat buah ditaburi garam dan diaduk di dalam
mangkuk tertutup untuk melunakkan buahnya. Buahnya berkhasiat menghentikan
batuk, peluruh kencing (diuretik), memperbaiki gangguan pencernaan, dan
menurunkan kadar glukosa darah (hipoglikemik). Perbanyakan tanaman dengan cara
semai biji, cangkok, dan sambung pucuk. Tanaman mulai berbuah umur 7 – 8 tahun
bibit semai biji, dan umur 2 – 3 tahun bibit cangkok.
Di Mekarsari tanamannya dapat dijumpai di areal Lab.
Biosari, kebun buah blok C, dan Nursery.
Ketersediaan bibit : stok terbatas.
dari pohon, buah gayam musti dimasak dulu baik direbus,
dibakar, atau diolah lainnya jika ingin menikmatinya.
Gayam merupakan tanaman bernama latin Inocarpus
fagiferus yang bersinonim dengan Inocarpus
fagifer dan Inocarpus edulis. Tanaman
yang dikenal juga sebagai angkaeng dan bosua (Sulawesi) ini dalam bahasa
Inggris disebut Otaheite chestnut, Polynesian
chestnut, atau Tahiti chestnut.
Pohon gayam diperkirakan merupakan tanaman asli dan
berasal dari daerah Indonesia yang kemudian tersebar secara luas ke berbagai
daerah tropis di kawasan Asia Pasifik. Tanaman ini tumbuh di daerah dataran
rendah tropis yang lembab hingga ketinggian 500 meter dpl. Tumbuhan ini mampu
tumbuh di tanah-tanah yang miskin hara sekalipun. Sehingga pohon gayam sering
kali ditemukan tumbuh di rawa-rawa, tepi sungai, maupun di tepi pantai yang
berpasir di antara hutan bakau.
Tanamannya dapat diperbanyak dengan cara semai biji atau
sambung pucuk. Tanaman dari biji akan mulai berbuah umur 6 – 7 tahun,
sedangkan dari cangkok umur 3 – 4 tahun. Di Taman Wisata Mekarsari tanaman
gayam dapat dijumpai di area kebun buah Blok D dekat area Rumah Pohon Leo.
Selain itu bibit tanamannya tersedia di Garden
Center dalam jumlah terbatas.
Sumber :
|
Buah kepel digemari puteri kraton-kraton di Jawa karena
dipercaya menyebabkan keringat beraroma wangi dan membuat air seni tidak berbau
tajam. Pohon kepel tersebar di kawasan Asia Tenggara mulai dari Indonesia,
Malaysia hingga Kepulauan Solomon bahkan Australia. Pohon Kepel menjadi
kegemaran para putri keraton di Jawa selain lantaran memiliki nilai filosofi
sebagai perlambang kesatuan dan keutuhan mental dan fisik, buah kepel juga
dipercaya mempunyai berbagai khasiat dibidang kecantikan. Buah Kepel telah
menjadi deodoran (penghilang bau badan) bagi para putri keraton.
Sumber :
http://alamendah.wordpress.com/2010/02/16/buah-kepel-stelechocarpus-burahol-kegemaran-putri-keraton/
Di Mekarsari tanamannya dapat dijumpai di areal Lab.
Biosari, dan kebun buah blok C.
Ketersediaan bibit : stok terbatas.
|
|
|
MATOAMatoa (Pometia pinnata) termasuk tanaman langka, pohonnya rindang dengan akar yang kuat dan tinggi tanaman rata – rata 18 m. Buah matoa adalah buah khas asli Papua. |
|
Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan
Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Penyebaran buah
matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga
ketinggian ± 1200 m dpl. Rasa buahnya sangat manis perpaduan antara rasa buah
leci, buah rambutan, dan buah lengkeng. Aromanya khas seperti antara lengkeng
dan durian. Buahnya berbentuk bulat melonjong seukuran telur puyuh atau buah
pinang, kulit licin berwarna kuning kehijauan ketika muda dan berubah coklat
kehitaman ketika maska. Kulit ari putih bening membungkus biji. Di Papua
dikenal 2 jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda. Ciri yang
membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya, Matoa Kelapa
dicirikan oleh daging buah yang kenyal seperti rambutan aceh, diameter buah
2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm. Sedangkan Matoa Papeda dicirikan
oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0
cm.
|
|
|
Tanaman ini mudah beraptasi dengan kondisi panas maupun
dingin. Pohon ini juga tahan terhadap serangga, yang pada umumnya merusak buah.
Buah matoa mempunyai kulit buah relatif tebal dan keras sehingga dapat tahan
lama jika disimpan yaitu bisa disimpan hingga satu minggu tanpa perlakuan
pengawetan pada suhu 5-10° C dengan cara ini buahnya dapat dipertahankan hingga
20 hari. Kayunya yang agak keras dapat dibuat untuk bahan bangunan seperti
jendela, pintu, lantai dan lain-lain. Perbanyakan tanaman melalui semai biji.
Tanaman mulai berbuah umur 7 – 8 tahun setelah tanam.
Sumber :
Di Mekarsari tanaman matoa dapat dijumpai di areal Nursery,
kebun buah blok C dan blok D.
Ketersediaan bibit : stok terbatas.
|
|
NANGKA TELANJANGNangka telanjang (Artocarpus heterophyllus) merupakan nangka unik yang berasal dari Rawa Bogel, Bekasi, Jawa Barat. Tanaman ini merupakan hasil mutasi gen secara alami. |
Pertumbuhan tanamannya cepat seperti nangka pada umumnya
dengan tinggi tanaman 8 – 10 m. Tanamannya mampu beradapatasi dengan baik pada
ketinggian 0 – 800 m dpl. Buah nangka ini pada awalnya tumbuh normal seperti
nangka pada umumnya.
|
Pada umur 2 bulan mulailah kulit merekah dan muncul bentuk
menyerupai buah pisang yang makin lama makin besar dan banyak, Bentuknya
tidak beraturan. Tak heran diberbagai tempat nangka ini populer dengan
sebutan nangka berbuah pisang. Daging buah yang sudah masak dapat dimakan
langsung, caranya hanya dengan mencabut daging buah tanpa perlu mengupas
kulitnya. Rasa daging buah manis sedang dengan tekstur daging buah renyah.
Perbanykan tanaman dengan cara semai biji, cangkok, dan sambung susu. Tanaman
asal biji mulai berbuah umur 6 – 7 tahun. Sedangkan bibit cangkok dan sambung
susu mulai berbuah umur 3 – 4 tahun.
|
|
|
Di Mekarsari tanaman nangka telanjang dapat dijumpai di
areal lab. Biosari, garden Center, Kebun buah blok A, dan blok B.
Ketersediaan bibit : stok tersedia.
|
|
|||||
|
|
BELIMBINGBelimbing (Averrhoa carambola L.), pertama kali didokumentasikan di India atau Sailan (Srilanka), sedangkan tanaman ini berasal dari Asia Selatan dan Tenggara. |
||||
Selain di Indonesia, budi daya belimbing juga dilakukan di
negara - negara kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Thailand dan
Filipina. Bahkan Amerika dan Australia yang beriklim sub tropis pun sudah
dirambah belimbing. Taman Wisata Mekarsari memiliki beberapa varietas
belimbing, di antaranya adalah belimbing Malaya, Wulan, Welahan, Penang, Paris,
Demak Kapur, Demak Jingga, Demak Kunir, Dewi, Bangkok,dan Sembiring. Kebun
belimbing Mekarsari terletak di areal Blok A (daun 1, 2 dan luar daun).
Jus Buah Belimbing
Berikut ini adalah beberapa manfaat jus belimbing untuk
menjaga kesehatan, diantaranya: menurunkan tekanan darah tinggi, antioksidan
dan anti kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperlancar sistem
pencernaan.
|
Buah Belimbing Bebas Hama
Kendala utama yang sering muncul dalam budidaya ini adalah
lalat buah. Untuk mengatasinya biasanya dengan pembrongsongan atau
pembungkusan buah yaitu bakal buah belimbing yang berumur 1 bulan setelah
berbunga dibungkus menggunakan plastik mulsa hitam perak dengan ukuran 25 x
20 cm. Tidak perlu semua buah kecil dibungkus, pilihlah yang bagus yaitu yang
tangkainya terlihat besar dan kokoh., buahnya tidak keriput, pinggir
bintangnyapun tebal (tidak tipis). Dengan demikian pemakaian mulsa dapat
dihemat. Pada umumnya buah kecil yang kurang bagus kualitasnya digugurkan
supaya nutrisi tanaman terfokus pada buah-buah yang bagus sehingga
pertumbuhan tiap buahnya maksimal.
|
|
|
Tips Membuat Bungkus Buah Belimbing
Guna membentuk buah belimbing yang sehat ada kiat-kiat
sederhana yaitu membungkus buah belimbing agar dapat dipanen dengan kualitas
baik dan bebas ulat. Berikut adalah tips murah meriah untuk membentuk buah
belimbing sehat dan berkualitas :
- Siapkan bahan-bahan pembungkus belimbing yang mudah didapat, yaitu kertas koran, daun pisang kering, selotip, botol minuman bekas, tali rafia, dan gunting.
- Setelah lembaran kertas koran dan daun kering tersusun rapi, maka letakkan botol disisi kertas koran dan digulung hingga habis, sisi kertas diselotip agar membentuk gulungan. Kemudian ujung kertas koran diikat dengan tali rafia. Kertas yang membungkus botol ditarik perlahan, maka sudah siap untuk membungkus buah belimbing.
- Pilihlah buah belimbing muda dengan ukuran panjang sekitar 8 cm, bentuknya lurus tidak bengkok, penampakan sempurna dan sisakan satu buah saja dalam satu rumpun buah muda. Masukkan pada pembungkus dan ikat ujung pembungkus agak rapat ketangkai buah dengan tali rafia.
- Penampilan buah belimbing umur 2,5 bulan setelah dibungkus menunjukkan kualitas baik. Bobot buah per butir antara 3 – 3,5 ons, panjang antara 15 – 20 cm, diameter sekitar 10 cm.
Sumber :
|
|
|
Fakta Tentang Belimbing
Nama genus buah belimbing, Averrhoa,
diambil dari nama seorang filosofis muslim di abad 12 yaitu Ibn Rushd.
Sedangkan nama spesies belimbing, carambola, merupakan kata
dalam bahasa portugis.
sumber:
Catatan untuk Buah Belimbing
Konsumsi buah belimbing menjadi tidak dianjurkan untuk
pasien penderita gagal ginjal kronik. Belimbing mengandung asam oxalic yang
tinggi, yang dapat berbahaya bagi penderita gagal ginjal. Hal ini telah
melalui sebuah penelitian bahwa pasien penderita gagal ginjai setelah
mengkonsumsi belimbing akan mengalami beberapa efek samping, seperti
kehilangan kesadaran.
|
sumber :
Di Mekarsari musim durian jatuh pada bulan November –
Februari. Durian koleksi Mekarsari antara lain durian Matahari, Sunan, Surya,
Sukarno, Ajimah, Aden, Jarian, Koclak, Tanpa Sekat, Gundulan, dan lain –
lain. Seluruh koleksi durian Mekarsari terdapat di kebun areal Blok A (daun
9, 10 dan 11), Blok E (daun 8, 9, 10 dan 11), areal pembibitan (nursery) dan
laboratorium Biosari (penelitian).
Varietas Unggul dan Kebun Durian
Indonesia
Sampai saat ini (2011), Menteri Pertanian RI telah melepas
(merilis) sekitar 75 varietas durian unggul. Di antaranya si tokong dari
Pasar Minggu, hepe dari Jonggol, matahari dari Cimahpar, petruk dari Jepara,
sunan dari Boyolali dan sukun dari Karanganyar. Termasuk pula dua varietas
introduksi dari Thailand. Monthong dilepas sebagai si otong dan chanee
menjadi si kani. Dibanding dengan Thailand dan Malaysia, Indonesia memang
paling banyak memiliki varietas bahkan spesies asli durian.
Di Indonesia (2001) belum ada kebun durian berskala
komersial dalam luasan yang memadai dengan jumlah cukup. Tercatat yang
menjadi perintis kebun durian skala komersial (verietas monthong) adalah
Warso Farm di Cijeruk, Boy di Leuwiliang (Bogor) dan
Bernard Sadani di Cikalong Kulon, Cianjur. Sementara Anas Farm
(Matahari Grup) memilih mengembangkan D 24 di kab. Sukabumi. Masih ada
beberapa kebun lain yang kecil-kecil atau yang cukup luas tapi belum
produktif misalnya kebun milik Eric di Subang.
(sumber: Business News; Peluang Bisnis Durian; F. Rahardi)
Mengolah Daging Buah Durian
Di Indonesia, terutama di Jawa, hampir semua daging buah
durian dikonsumsi segar. Olahan daging buah durian sebatas untuk es krim,
kolak dan jus. Sementara di Thailand, agroindustri daging buah durian sudah
dilakukan secara besar-besaran dalam bentuk keripik dan lempok.
Ada tiga macam proses pengolahan daging buah durian
menjadi keripik buah. Pertama dengan merajangnya menjadi potongan tipis-tipis
lalu menggorengnya dengan minyak goreng biasa. Proses demikian masih sering
dilakukan dalam skala home industry. Proses
kedua adalah penggorengan yang digabungkan dengan penyedotan udara serta uap
air. Proses ini lazim disebut sebagai hot vacum drying. Proses
ini banyak dilakukan oleh industri tumah tangga katagori menengah. Proses
ketiga yang paling mahal adalah dengan pendinginan sampai menjelang 0° C
sambil dilakukan penyedotan udara berikut uap airnya. Proses demikian disebut
sebagai Cold Vacum Drying dan hanya bisa dilakukan
oleh agroindustri modern karena memerlukan modal besar.
(Sumber: Business News; Mengolah Daging Buah Durian; F.
Rahardi)
Tips Mengatasi Mabuk Durian
|
Asal kedua jenis jambu air tidak jauh berbeda. Jambu air
kecil diperkirakan berasal dari daerah Asia Tenggara, sedangkan jambu air
besar merupakan tanaman asli Indonesia. Pada awal abad 20, tanaman ini telah
dibudidayakan di beberapa negara lainnya, seperti Jamaika, Suriname,
Kepulauan Curacao, Aruba, dan Bonaire. Dan pada saat ini, jambu air telah
banyak ditanam dan dikembangkan di negara-negara seperti India, Thailand,
Cina, negara-negara Amerika Tengah, dan Selatan. Koleksi jambu air Mekarsari
sangat beragam, antara lain jambu air Citra, Lilin Hijau, Lilin Merah,
Sukaluyu, Camplong, Madura, Irung Petruk, dan masih banyak lagi. Lokasi kebun
jambu air di Mekarsari terletak di beberapa tempat, yaitu di areal kanal
jambu air Citra, areal kebun blok C dan di areal laboratorium Biosari.
Jambu Air untuk Kesehatan
Jambu air menpunyai komposisi zat gizi cukup baik.
Sebagaimana tercermin dari namanya keunggulan utama jambu air adalah
kandungan airnya yang sangat tinggi yaitu mencapai 93 gram per 100 gram. Kita
dianjurkan mengkonsumsi cairan sebanyak 2-3 liter perhari. Cairan sangat
penting untuk membersihkan ginjal dari asam urine dan urea. Dr. Howard Flaks
dari Amerika Serikat mengemukakan bahwa kurang minum air akan membuat kita
kelebihan lemak tubuh, pertumbuhan dan kesehatan otot kurang normal, fungsi
pencernakan dan organ kurang efesien, racun (kotoran) bertambah dalam tubuh
dan timbul rasa sakit pada otot dan persendian.
Penanaman Tabulampot Jambu Air
Penanaman dilakukan tujuh hari setelah media tanam
dicampur rata. Tenggang waktu tersebut diberikan agar media tanam beserta
bahan – bahan lainnya tercampur dan bereaksi secara sempurna.
Buah Jambu Bebas Hama Ulat
Buah yang di Taiwan, Thailand, Vietnam, Malaysia,
Indonesia dan Australia mutlak memerlukan pembungkusan adalah belimbing,
jambu biji dan jambu air. Tiga jenis buah ini sangat rentan terhadap serangan
lalat buah, kumbang/ulat penggerek dan antraknosa. Jenis bahan yang digunakan
untuk pembungkus buah ini juga paling banyak variasinya. Mulai dari plastik,
kertas sampai ke daun. Untuk jambu air, bahan pembungkus umumnya menggunakan
plastik. Plastiknya berupa tas kresek dan kantung plastik bening. Jambu air
dibungkus secara kolektif. Satu tangkai jambu air berisi 3 sd. 5 butir buah,
dibungkus dengan satu pembungkus berukuran besar. Pada waktu pembungkusan,
biasanya juga dilakukan sortasi buah. Buah-buah yang berukuran tidak sempurna
atau cacat harus dibuang. Hingga hanya buah yang benar-benar baik yang akan
dibungkus.
|
Sentra utama terdapat di propinsi Guangdong, Guangxi,
Sze-chuen dan Fujien. Tanaman ini kemudian menyebar ke negara – negara
Indochina seperti Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam dan Taiwan. Di Indonesia,
lengkeng lebih cocok tumbuh di dataran tinggi yang iklimnya mendekati
subtropis, seperti di negara asalnya.
Saat ini telah terdapat varietas lengkeng yang dapat beradaptasi di
dataran rendah tropis dengan ketinggian tempat 50 – 600 meter di atas
permukaan laut (dpl) dan memiliki iklim basah dengan musim kering tidak lebih
dari empat bulan. Hal ini mengakibatkan saat ini daerah – daerah pada dataran
rendah di Indonesia dapat turut serta menanam lengkeng yang adaptif dataran
rendah. (Sumber: Berkebun Lengkeng Dataran Rendah; Penulis Tim Taman Buah Mekarsari) Taman Wisata Mekarsari (TWM) berada pada ketinggian <100 meter dpl. TWM memiliki koleksi varietas lengkeng dataran tinggi maupun dataran rendah, namun yang mampu berbuah secara alami hanya varietas lengkeng dataran rendah, antara lain Diamond River, Pingpong, Sugiri, Aroma Durian, Kristal, dan Kaisar. Ada pula varietas lengkeng Itoh yang merupakan varietas lengkeng pada dataran menengah, sehingga agak sulit untuk berbuah secara alami pada dataran rendah. Lokasi penanaman lengkeng di TWM tersebar di beberapa blok kebun, seperti Diamond River pada blok A dan E; Pingpong pada blok A; Sugiri pada blok A, D dan E; Aroma Durian pada blok E; Kristal pada Blok E; dan Kaisar pada Kebun Induk; serta beberapa varietas lainnya yang masih dalam tahap observasi di Kebun Induk TWM. Sifat dan Karakter 3 Varietas Lengkeng Dataran Rendah
Tabel Penentuan
saat panen buah
(Sumber: http://balitjestro.litbang.deptan.go.id/id/202.html, Diunduh pada 22 Maret 2012) Kandungan Nutrisi Lengkeng
(Sumber: (1) http://www.hort.purdue.edu/newcrop/morton/longan.html,
Diunduh pada 22 Maret 2012; (2) http://www.home-remedies-for-you.com/herbs/longan.html,
Diunduh pada 22 Maret 2012)
Beberapa
Manfaat Lengkeng Bagi Tubuh
(Sumber: http://www.home-remedies-for-you.com/herbs/longan.html,
Diunduh pada 22 Maret 2012)
|
|
|
MANGGAMangga (Mangifera indica L.), pertama kali tercatat, berasal dari India dan telah dikenal masyarakat setempat sejak 4,000 tahun silam. Ditemukan dalam catatan sejarah bahwa |
Alexander Agung adalah orang asing yang pertama kali melihat
perkebunan mangga di Lembah Indus di tahun 327 SM. Manga,
demikianlah orang-orang pertama kali menyebutnya, berasal dari bahasa Malayalam
(India Selatan). Nama latin mangga adalah Mangifera indica, yang
berarti “pohon yang berbuah mangga”. Sebenarnya mangga juga ditemukan di Asia
Tenggara, Australia dan Amerika Tengah. Varietas mangga koleksi Taman Wisata
Mekarsari antara lain; mangga arumanis, gedong gincu, golek, manalagi, okyong,
dermayu, brazil, kingstone pride, green bombay,
kelapa, haden, dan masih banyak lagi. Lokasi koleksi mangga Mekarsari berada di
areal kebun blok A (daun 3 dan 4), kebun blok C (daun 1 dan 2) serta areal
laboratorium Biosari.
|
Vitamin A pada Mangga
Menurut data FAO, terdapat 250 juta
penduduk (terutama anak-anak dan wanita hamil) di dunia yang terancam
kekurangan asupan vitamin A. Akibat kekurangan vitamin A berhubungan langsung
dengan malnutrisi yang akan berujung pada penurunan kekebalan tubuh hingga
kebutaan.
Mangga merupakan sumber pro-vitamin A yang sangat baik.
Pada buah mangga dengan berat 250 gram, terkandung 3 gram karotene sehingga
dikatakan bahwa 1 buah mangga per hari akan mencukupi kebutuhan harian
vitamin A bagi tubuh. Kandungan karotene akan meningkat walaupun buah dipanen
sebelum masak, buah di proses menjadi buah kering dan bahkan pada kondisi 6
bulan setelah panen.
|
|
|
Penyimpanan Buah Mangga
Buah mangga dapat dipertahankan dalam keadaan baik selama 15
– 21 hari sesudah panen tergantung pada varietas, daerah penghasil dan musim.
Buah mangga berwarna hijau yang sudah tua dapat masak pada suhu 21 – 24 °C dan
kelembaban 85 – 90%. Untuk mempercepat dan menyeragamkan kematangan buah mangga
dapat dilakukan dengan cara menyemprot buah menggunakan etilen dengan dosis 100
ppm dan dibiarkan di dalam ruangan tertutup selama 24 – 48 jam pada suhu 20°C.
Buah mangga dapat rusak karena suhu rendah atau kondisi
dingin. Kerusakan oleh suhu rendah ini antara lain terlihat dari berubahnya
warna kulit menjadi abu – abu, terbentuknya lubang – lubang pada kulit dan buah
masaknya tidak merata. Selain itu warna buah menjadi jelek dan rasanya pun
tidak enak. Guna mencegah kerusakan oleh suhu rendah, sebaiknya buah mangga
disimpan pada suhu 10 – 15 °C.
(sumber : Buku Pedoman Budidaya Mangga; Mekarsari)
|
|
|
7
Fakta Unik Buah Mangga :
|
dan juga di pedagang buah keliling. Masyarakat Indonesia,
terutama yang tinggal di perkotaan, sebagian besar menyukai buah ini. Hal ini
dapat disebabkan oleh cita rasa buahnya yang manis, buah yang tersedia
sepanjang tahun karena tanaman ini mampu berbuah setiap waktu tanpa mengenal
musim, dan harga buahnya cukup terjangkau oleh masyarakat.
Melon terdiri dari tujuh kelompok, tetapi melon yang umum
dibudidayakan di Indonesia hanya tiga kelompok yaitu :
Usaha
budidaya melon mulai dikembangkan di Indonesia pada tahun 1980-an di daerah
Cisarua (Bogor-Jawa Barat) dan Kalianda (Lampung) namun pada saat ini sudah
menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Luas area pertanian melon di
Indonesia mencapai 3.329 ha dengan produksi mencapai 70.560 ton (Departemen
Pertanian, 2004). Produsen utama buah melon di Pulau Jawa adalah Jawa Timur
(Malang, Ngawi, Pacitan, Madiun) dan Jawa Tengah (Sukoharjo, Surakarta,
Karang Anyar, Klaten). Khusus di Provinsi Banten, usaha budidaya melon baru
dimulai pada tahun 2005.
Mekarsari sebagai salah satu tempat pengembangan tanaman
hortikultura telah berhasil membudidayakan tanaman melon dalam pot atau
populer dengan sebutan tabulampot. Tabulampot merupakan salah satu cara untuk
menghijaukan pekarangan rumah masyarakat yang tinggal di perkotaan yang
memiliki lahan sempit dan tertutup semen. Keuntungan menanam cara tabulampot
diantaranya dapat memetik sendiri hasil panen buahnya dalam keadaan segar dan
gratis.
Buah melon yang berbentuk bulat dapat ditemukan hampir
diseluruh toko buah baik tradisional maupun modern. Taman Wisata Mekarsari
sebagai salah satu pusat studi tanaman buah hortikultura telah berhasil
mengembangkan teknologi melon berbentuk kotak atau terkenal dengan sebutan
melon kotak pada tahun 2009. Melon kotak yang di produksi Mekarsari tidak
merubah rasa maupun tekstur buahnya tetap renyah dan manis. Saat ini selain
bentuk kubus atau kotak, tim produksi Mekarsari telah berhasil membuat melon
dengan aneka bentuk lainnya seperti bentuk hati, segitiga, dan boneka.
|
|
mulai dari Pantai Balkan hingga Afganistan. Buah tin
merupakan tanaman yang masih satu kerabat dengan tanaman beringin dan nangka (Moraceae).
Tanamannya dapat berdaptasi dengan baik pada mulai ketinggian 0 – 1.700 m
dpl. Yang disebut sebagai 'buah' sebetulnya adalah dasar bunga majemuk yang
membentuk bulatan.
Di Mekarsari tanaman buah tin dapat ditemukan di Lab.
Biosari, Kebun Buah Blok D, dan Nursery.
Ketersediaan bibit : stok terbatas.
|
Macam-macam tanaman hias
Saat ini
banyak jenis bunga yang bisa kita dapatkan di toko bunga. Biasanya toko bunga
menjualnya lengkap dengan vas bunga. Namun kita juga dapat membeli hanya seikat
bunga. Berbagai bunga yang dijual, dipajang dengan indah. Kita dapat membelinya
untuk hadiah kepada orang yang kita sayangi maupun untuk kita sendiri sebagai
tanaman budidaya. Selain itu, banyak juga bunga yang dijadikan sebagai tanaman
hias. Berikut ini adalah jenis-jenis bunga yang paling disukai:
Bunga
Teratai
Bunga Teratai lebih dikenal masyarakat dunia dengan nama Water lily. Namun bunga ini bukanlah jenis dari bunga Lily. Bunga ini adalah bunga dari tanaman yang hidup dan tumbuh di permukaan air. Tanaman ini dapat tumbuh di permukaan air yang tenang, seperti di kolam, sungai atau rawa. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang ingin memelihara bunga ini haruslah memiliki kolam untuk membudidayakannya.
Bunga Teratai lebih dikenal masyarakat dunia dengan nama Water lily. Namun bunga ini bukanlah jenis dari bunga Lily. Bunga ini adalah bunga dari tanaman yang hidup dan tumbuh di permukaan air. Tanaman ini dapat tumbuh di permukaan air yang tenang, seperti di kolam, sungai atau rawa. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang ingin memelihara bunga ini haruslah memiliki kolam untuk membudidayakannya.
Kateliya
(Cattleya)
Bunga Kamboja berasal dari Amerika Tengah dan banyak tumbuh di Meksiko dan Venezuela. Bunga ini lebih dikenal dengan nama Plumeria, yang diambil dari nama seorang ahli tanaman yang berasal dari Perancis dan terkenal pada abad ke-17, yaitu Charles Plumier. Sebelum terkenal dengan nama Plumeria, bunga Kamboja dikenal dengan nama Frangipani. Nama ini adalah nama seorang berkebangsaan Itali yang menemukan dan membuat minyak wangi dari bunga Kamboja di abad ke-16.
Bunga Kamboja berasal dari Amerika Tengah dan banyak tumbuh di Meksiko dan Venezuela. Bunga ini lebih dikenal dengan nama Plumeria, yang diambil dari nama seorang ahli tanaman yang berasal dari Perancis dan terkenal pada abad ke-17, yaitu Charles Plumier. Sebelum terkenal dengan nama Plumeria, bunga Kamboja dikenal dengan nama Frangipani. Nama ini adalah nama seorang berkebangsaan Itali yang menemukan dan membuat minyak wangi dari bunga Kamboja di abad ke-16.

Kembang Sepatu
Kembang Sepatu berasal dari Asia Timur. Bunga ini juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias karena warna-warnanya yang cantik. Bunga ini merupakan jenis tanaman semak dan tumbuh di daerah yang suhunya hangat. Bunga tumbuh pada tanaman yang dapat mencapai ketinggian 2 sampai 5 meter. Daunnya mempunyai bentuk yang agak lebar dan bulat dengan ujung daun yang meruncing.

Bunga Tulip
Bunga Tulip yang banyak tumbuh dan terkenal di negara Belanda, juga merupakan jenis bunga yang banyak dicari. Bunga ini tumbuh di musim dingin, dan tidak dapat tumbuh subur di tempat yang beriklim tropis.
Bunga Anyelir
Ketenaran bunga Anyelir hampir menyamai bunga Mawar, dan juga merupakan salah satu bunga yang paling populer di dunia. Bunga ini merupakan ekspresi dari suatu perasaan yang sentimental, kecantikan, serta kesegaran yang tahan lama. Bunga Anyelir kebanyakan berwarna merah muda, namun ada pula yang berwarna merah, putih, kuning dan hijau. Bentuknya bulat dengan komposisi beberapa bagian kelopak yang terpisah.
Bunga Tulip yang banyak tumbuh dan terkenal di negara Belanda, juga merupakan jenis bunga yang banyak dicari. Bunga ini tumbuh di musim dingin, dan tidak dapat tumbuh subur di tempat yang beriklim tropis.
Bunga Anyelir
Ketenaran bunga Anyelir hampir menyamai bunga Mawar, dan juga merupakan salah satu bunga yang paling populer di dunia. Bunga ini merupakan ekspresi dari suatu perasaan yang sentimental, kecantikan, serta kesegaran yang tahan lama. Bunga Anyelir kebanyakan berwarna merah muda, namun ada pula yang berwarna merah, putih, kuning dan hijau. Bentuknya bulat dengan komposisi beberapa bagian kelopak yang terpisah.
Bunga Melati (Jasmine)
Bunga yang tumbuh setiap tahun ini memiliki wangi yang sangat harum dan khas. Bunga ini tumbuh di daerah tropis dan mekar pada musim semi atau musim panas. Biasanya bunga ini kuncup pada malam hari dan akan mekar lagi pada pagi hari.
Bunga Anggrek
Bunga Anggrek yang berasal dari spesies yang bernama Orchidaseae ini dikenal sebagai bunga yang tahan lama. Bunga ini juga sangat populer dengan keeksotikannya. Oleh karena itu banyak orang yang menjadikannya sebagai tanaman hias. Bunga Anggrek mempunyai banyak warna seperti ungu, merah keunguan, putih, dan kuning.
Bunga Aster
Sebuah taman bunga tidak lengkap bila tidak ada bunga Aster. Bunga dengan banyak jenis dan warna yang cantik ini mencerminkan keriangan, kegembiraan dan kesederhanaan. Apabila anda ingin berbagi keceriaan pada seseorang dengan bunga, maka bunga Aster adalah pilihan yang tepat.
Bunga Mawar
Bunga Mawar merupakan bunga yang paling banyak dicari dan disukai oleh semua orang. Karena dengan warna dan bentuknya yang cantik, serta wanginya yang harum mampu menggugah perasaan seseorang. Oleh karena itu bunga Mawar merupakan bunga yang paling populer di dunia, dengan banyaknya jenis Mawar yang begitu memikat. Bunga Mawar disukai oleh orang tidak hanya untuk dipajang atau ditanam dalam vas atau pot bunga, tetapi juga dengan membuat kebun bunga Mawar
Tanaman rumput dan penutup tanah
Peran
tanaman dalam mewujudkan perfoma taman yang diinginkan sangat penting. Dalam
satu taman, urutan tanaman yang biasa dipasang pada bagian paling luar yaitu
tanaman sebagai penutup tanah atau sebagai pembatas.
Pada umumnya, tanaman penutup tanah dicirikan dengan tanaman yang rendah, tingginya berkisar 1-20 cm (contohnya rumput, moss, tanaman merambat dan tanaman menjalar) hingga 20-30 cm (misalnya tanaman hias bunga yang bersifat semusim atau tanaman semak hias daun dan hias bunga yang berukuran rendah).
Pada umumnya, tanaman penutup tanah dicirikan dengan tanaman yang rendah, tingginya berkisar 1-20 cm (contohnya rumput, moss, tanaman merambat dan tanaman menjalar) hingga 20-30 cm (misalnya tanaman hias bunga yang bersifat semusim atau tanaman semak hias daun dan hias bunga yang berukuran rendah).
Nama
: Rumput embun
Nama ilmiah : Polytrias amaura
Karakter : Sebagai penutup tanah, rumput embun beradaptasi pada habitat yang teduh maupun terkena sinar matahari langsung. Rumput ini digunakan dalam bentuk lempengan dengan ukuran 20 cm x 20 cm
Keistimewaan : Tekstur relatif kasar, sesuai untuk taman instan yang berskala besar, baik outdoor atau indoor
Nama ilmiah : Polytrias amaura
Karakter : Sebagai penutup tanah, rumput embun beradaptasi pada habitat yang teduh maupun terkena sinar matahari langsung. Rumput ini digunakan dalam bentuk lempengan dengan ukuran 20 cm x 20 cm
Keistimewaan : Tekstur relatif kasar, sesuai untuk taman instan yang berskala besar, baik outdoor atau indoor
Nama
: Rumput manila
Nama ilmiah : Zoysia matriella
Karakter : Rumput ini digunakan sebagai tanaman penutup tanah. Habitnya yaitu daerah yang terkena sinar matahari langsung. Rumput ini digunakan dalam bentuk lempengan berukuran 20 cm x 20 cm.
Keistimewaan : Tekstur relatif halus. Sesuai dengan teksturnya, rumput ini sering digunakan untuk skala taman instan yang relatif lebih kecil.
Nama ilmiah : Zoysia matriella
Karakter : Rumput ini digunakan sebagai tanaman penutup tanah. Habitnya yaitu daerah yang terkena sinar matahari langsung. Rumput ini digunakan dalam bentuk lempengan berukuran 20 cm x 20 cm.
Keistimewaan : Tekstur relatif halus. Sesuai dengan teksturnya, rumput ini sering digunakan untuk skala taman instan yang relatif lebih kecil.
Nama
: Lumut moss
Nama ilmiah : Spagnum sp
Karakter : Sebagai penutup tanah, tanaman ini beradaptasi pada habitat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan lembap. Penggunannya dalam bentuk lempengan berukuran 10 cm x 10 cm.
Keistimewaan : Sangat tepat untuk permukaan taman yang bergelombang sehingga akan mengesankan suasana pegunungan yang lembap. Penempatannya didekat kolam, air terjun atau air mancur taman instan. Moss ini bisa menjadi kontras pada taman kering gaya jepang atau taman instan indoor.
Nama ilmiah : Spagnum sp
Karakter : Sebagai penutup tanah, tanaman ini beradaptasi pada habitat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan lembap. Penggunannya dalam bentuk lempengan berukuran 10 cm x 10 cm.
Keistimewaan : Sangat tepat untuk permukaan taman yang bergelombang sehingga akan mengesankan suasana pegunungan yang lembap. Penempatannya didekat kolam, air terjun atau air mancur taman instan. Moss ini bisa menjadi kontras pada taman kering gaya jepang atau taman instan indoor.
Nama
: Krisan
Nama ilmiah : Chrysanthemum sp
Karakter : Krisan merupakan jenis herba berbunga dengn tinggi tanaman 10-15 cm. Ukuran bunga relatif kecil tetapi jumlahnya banyak dan kompak.
Keistimewaan : Tanaman hias bunga dengan warna yang beragam, yaitu kuning, merah, putih dan pink. Potensial untuk gelar bunga. Namun, oleh karena warna bunganya yang mencolok maka sering juga dijadikan untuk kontras elemen taman.
Nama ilmiah : Chrysanthemum sp
Karakter : Krisan merupakan jenis herba berbunga dengn tinggi tanaman 10-15 cm. Ukuran bunga relatif kecil tetapi jumlahnya banyak dan kompak.
Keistimewaan : Tanaman hias bunga dengan warna yang beragam, yaitu kuning, merah, putih dan pink. Potensial untuk gelar bunga. Namun, oleh karena warna bunganya yang mencolok maka sering juga dijadikan untuk kontras elemen taman.
Nama
: Lavender
Nama ilmiah : Lavandula officinalis L
Karakter : Lavender merupakan herba yang tumbuh baik didaratan tinggi yang dingin karena berasal dri daerah subtropis. Tinggi tanaman berkisar 15-20 cm.
Keistimewaan : Daun berwarna ungu tua dan menilap. Potensial untuk penutup tanah yang berbatasan dengan elemen batu terutama batu hias putih.
Nama ilmiah : Lavandula officinalis L
Karakter : Lavender merupakan herba yang tumbuh baik didaratan tinggi yang dingin karena berasal dri daerah subtropis. Tinggi tanaman berkisar 15-20 cm.
Keistimewaan : Daun berwarna ungu tua dan menilap. Potensial untuk penutup tanah yang berbatasan dengan elemen batu terutama batu hias putih.
Nama
: Lidah mertua
Nama ilmiah : Sanseviera sp
Karakter : Tanaman ini merupakan tanaman sukulen, daun pendek, tahan teduh dan tahan terhadap cahaya langsung.
Keistimewaan : Daun berwarna variegata, hijau bintik-binttik dan hijau pinggir berpita kuning. Umunya digunakan sebagai tanaman pembatas atau tanaman dalam pot yang tampil solitter. Selain itu, tanaman ini juga dapat digunakan untuk pelembut bagi taman instan kering.
Nama ilmiah : Sanseviera sp
Karakter : Tanaman ini merupakan tanaman sukulen, daun pendek, tahan teduh dan tahan terhadap cahaya langsung.
Keistimewaan : Daun berwarna variegata, hijau bintik-binttik dan hijau pinggir berpita kuning. Umunya digunakan sebagai tanaman pembatas atau tanaman dalam pot yang tampil solitter. Selain itu, tanaman ini juga dapat digunakan untuk pelembut bagi taman instan kering.
Nama
: Paku-pakuan
Nama ilmiah : Neprolephis sp
Karakter : Paku-pakuan merupakan tanaman berumpun, tahan teduh dan tahan cahaya matahari langsung serta mudah beradaptasi pada kondisi lingkungan.
Keistimewaan : Warna daun hijau terang dan ada yang kekuning-kuningan. Tekstur tanaman terlihat halus jika digunakan sebagai penutup tanah terkesan kompak.
Nama ilmiah : Neprolephis sp
Karakter : Paku-pakuan merupakan tanaman berumpun, tahan teduh dan tahan cahaya matahari langsung serta mudah beradaptasi pada kondisi lingkungan.
Keistimewaan : Warna daun hijau terang dan ada yang kekuning-kuningan. Tekstur tanaman terlihat halus jika digunakan sebagai penutup tanah terkesan kompak.
Nama
: Pacar air
Nama ilmiah : Impatiens balsamina
Karakter : Pacar air merupakan tanaman sukulen, lebih menyukai keteduhan dan lembap.
Keistimewaan : Warna daun variegata, hijau bintik-bintik dan hijau pinggir berpita kuning. Warna bunga sangat beragam, diantaranya merah, pink dan putih.
Nama ilmiah : Impatiens balsamina
Karakter : Pacar air merupakan tanaman sukulen, lebih menyukai keteduhan dan lembap.
Keistimewaan : Warna daun variegata, hijau bintik-bintik dan hijau pinggir berpita kuning. Warna bunga sangat beragam, diantaranya merah, pink dan putih.
Nama
: Anyelir
Nama ilmiah : Dianthus sp
Karakter : Anyelir merupakan jenis herba yang bisa dikembangkan sebagai tanaman penutup tanah dan tumbuh baik didaerah dingin.
Keistimewaan : Tanaman hias bunga dengan warna merah hati dan merah menyala. Potensial dijadikan sebagai bahan untuk gelar bunga
Nama ilmiah : Dianthus sp
Karakter : Anyelir merupakan jenis herba yang bisa dikembangkan sebagai tanaman penutup tanah dan tumbuh baik didaerah dingin.
Keistimewaan : Tanaman hias bunga dengan warna merah hati dan merah menyala. Potensial dijadikan sebagai bahan untuk gelar bunga
Tanaman Herba
Tanaman
herba merupakan tanaman yang batangnya tidak berkayu. Tanaman ini memiliki
aneka bentuk, warna dan tekstur baik dilihat dari penampilan keseluruhan, daun
ataupun bunganya. Tanaman herba yang digunakan dalam taman instan berupa
tanaman hias dengan tinggi berkisar 30-80 cm. Umumnya tanaman herba dalam taman
instan ditempatkan pada bagian lebih dalam dari tanaman pinggir, tanaman
penutup kaki pot/tanaman dan penutup tanah.
Tanaman herba ini ditanam dalam pot-pot individu. Saat digunakan untuk elemen taman, tanaman dapat ditata secara berkelompok/dikombinasikan dengan tanaman lain atau elemen keras taman sesuai dengan desain yang dibuat dan diinginkan oleh desainernya.
Tanaman herba ini ditanam dalam pot-pot individu. Saat digunakan untuk elemen taman, tanaman dapat ditata secara berkelompok/dikombinasikan dengan tanaman lain atau elemen keras taman sesuai dengan desain yang dibuat dan diinginkan oleh desainernya.
Nama
: Anthurium daun
Nama ilmiah : Anthurium sp
Karakter : Tanaman ini merupakan herba dengan daun berukuran besar dan bertekstur kasar, panjang daun bisa mencapai 80 cm. Tumbuh baik ditempat teduh.
Keistimewaan : Warna daun hijau bisa ditata dalam kelompok besar sebagai strata 2. Bagi tanaman yang berukuran besar, bisa disajikan sebagai tanaman pot individual.
Nama ilmiah : Anthurium sp
Karakter : Tanaman ini merupakan herba dengan daun berukuran besar dan bertekstur kasar, panjang daun bisa mencapai 80 cm. Tumbuh baik ditempat teduh.
Keistimewaan : Warna daun hijau bisa ditata dalam kelompok besar sebagai strata 2. Bagi tanaman yang berukuran besar, bisa disajikan sebagai tanaman pot individual.
Nama
: Lili
Nama ilmiah : Agapanthus orientalis
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan kebutuhan airnya sedang. Tanaman ini sesuai untuk dataran tinggi.
Keistimewaan : Termasuk bunga majemuk dengan warna ungu yang mencolok. Bunga mekar silih berganti. Bentuk daunnya pun menarik, memanjang dengan ujung sedikit meruncing.
Nama ilmiah : Agapanthus orientalis
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan kebutuhan airnya sedang. Tanaman ini sesuai untuk dataran tinggi.
Keistimewaan : Termasuk bunga majemuk dengan warna ungu yang mencolok. Bunga mekar silih berganti. Bentuk daunnya pun menarik, memanjang dengan ujung sedikit meruncing.
Nama
: Aglaonema
Nama ilmiah : Aglaonema sp
Karakter : Aglaonema memiliki keragaman bentuk, ukuran dan warna daun yang menakjubkan. Tanaman ini tahan terhadap naungan.
Keistimewaan : Tanaman hias dengan warna-warna yang spektatkuler. Ditata dalam pot soliitetr, ukuran yang memadai dapat menjadi titik pusat perhatian dalam taman instan. Jumlah yang banyak dapat ditata secara massal.
Nama ilmiah : Aglaonema sp
Karakter : Aglaonema memiliki keragaman bentuk, ukuran dan warna daun yang menakjubkan. Tanaman ini tahan terhadap naungan.
Keistimewaan : Tanaman hias dengan warna-warna yang spektatkuler. Ditata dalam pot soliitetr, ukuran yang memadai dapat menjadi titik pusat perhatian dalam taman instan. Jumlah yang banyak dapat ditata secara massal.
Nama
: Tanduk rusa
Nama ilmiah : Platycerum bifurcatum
Karakter : Tanduk rusa merupakan tanaman epifit, umumnya menempel di pohon sebagai inangnya. Tanaman ini tahan terhadap ruangan.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan bentuk daun memanjang, ukuran dan teksturnya beragam. Sesuai ditanam dalam pot teracota, tempel pada elemen batang hias atau pergola dan dijadikan titik perhatian dalam taman instan.
Nama ilmiah : Platycerum bifurcatum
Karakter : Tanduk rusa merupakan tanaman epifit, umumnya menempel di pohon sebagai inangnya. Tanaman ini tahan terhadap ruangan.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan bentuk daun memanjang, ukuran dan teksturnya beragam. Sesuai ditanam dalam pot teracota, tempel pada elemen batang hias atau pergola dan dijadikan titik perhatian dalam taman instan.
Nama
: Nanas hias
Nama ilmiah : Ananas bracteatus
Karakter : Bagian pinggir daun nanas hias berduri, tahan terhadap cahaya langsung.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dan buah. Warna daunnya beragam dan sangat cerah. Cocok juga untuk ditata ditaman kering.
Nama ilmiah : Ananas bracteatus
Karakter : Bagian pinggir daun nanas hias berduri, tahan terhadap cahaya langsung.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dan buah. Warna daunnya beragam dan sangat cerah. Cocok juga untuk ditata ditaman kering.
Nama
: Begonia
Nama ilmiah : Begonia x Erythrophylla
Karakter : Herba sukulen yang dapat beradaptasi pada berbagai kondisi tempat, tahan naungan dan media yang agak kering.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan keragaman warna dan motif daun yang cukup tinggi. Bisa digunakan untuk penutup tanah atau tanaman gantung didalam taman instan.
Nama ilmiah : Begonia x Erythrophylla
Karakter : Herba sukulen yang dapat beradaptasi pada berbagai kondisi tempat, tahan naungan dan media yang agak kering.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan keragaman warna dan motif daun yang cukup tinggi. Bisa digunakan untuk penutup tanah atau tanaman gantung didalam taman instan.
Nama
: Spathiphyllum
Nama ilmiah : Spathiphyllum sp
Karakter : Herba berumpun dan perenial. Tahan terhadap naungan dan kelembapan yang cukup.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan bunga putih yang menarik. Umumnya dalam taman instan digunaklan sebagai tanaman strata 2 dan border taman.
Nama ilmiah : Spathiphyllum sp
Karakter : Herba berumpun dan perenial. Tahan terhadap naungan dan kelembapan yang cukup.
Keistimewaan : Tanaman hias daun dengan bunga putih yang menarik. Umumnya dalam taman instan digunaklan sebagai tanaman strata 2 dan border taman.
Nama
: Imperial white
Nama ilmiah : Syngongium sp
Karakter : Herba menjalar, tumbuh baik dibawah naungan dan kelembapan cukup. Tanaman ini tahan terhadap sedikit kekeringan.
Keistimewaan : Tanaman hias daun, warna hijau dengan corak keperak-perakan. Tanaman yang menjalar bisa digunakan untuk penutup tanah sedangkan tanaman yang tegak disajikan sebagai individu tanaman.
Nama ilmiah : Syngongium sp
Karakter : Herba menjalar, tumbuh baik dibawah naungan dan kelembapan cukup. Tanaman ini tahan terhadap sedikit kekeringan.
Keistimewaan : Tanaman hias daun, warna hijau dengan corak keperak-perakan. Tanaman yang menjalar bisa digunakan untuk penutup tanah sedangkan tanaman yang tegak disajikan sebagai individu tanaman.
Nama
: Heliconia
Nama ilmiah : Heliconia rostrata
Karakter : Herba berbunga semusim tetapi tumbuh anakan terus-menerus. Sangat baik ditempat yang terkena cahaya matahari langsung. Tinggi tanaman 70-200 cm.
Keistimewaan : Jenis, bentuk dan warna bunganya beragam. Ada bunga yang menjuntai tetapi ada pula yang tegak. Tanaman dalam polibag dapat digunakan sebagai pengisi taman, sebagai bunga potong, heliconia berpotensi untuk mengisi elemen teracota untuk dijadikan the point of interest dalam taman instan.
Tanaman Semak
Nama ilmiah : Heliconia rostrata
Karakter : Herba berbunga semusim tetapi tumbuh anakan terus-menerus. Sangat baik ditempat yang terkena cahaya matahari langsung. Tinggi tanaman 70-200 cm.
Keistimewaan : Jenis, bentuk dan warna bunganya beragam. Ada bunga yang menjuntai tetapi ada pula yang tegak. Tanaman dalam polibag dapat digunakan sebagai pengisi taman, sebagai bunga potong, heliconia berpotensi untuk mengisi elemen teracota untuk dijadikan the point of interest dalam taman instan.
Tanaman Semak
Tanaman
semak (bush) merupakan tanaman berkayu, tetapi tidak memiliki batang utama.
Penggunaan semak untuk pengisi taman instan bisa dalam berbagai ukuran tanaman,
mulai ukuran tinggi 30-40 cm sampai 200 cm, baik yang ditanam didalam black
polybag maupun pot asalkan mudah dibawa dan dipindah-pindahkan. Tanaman semak
yang umu digunakan biasanya memiliki karakter ornamental karena warna dan
bentuk daun atau keindahan bunganya.
Nama
: Leea
Nama ilmiah : Leea quineensis-burgundi
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari sedang dengan kebutuhan air juga sedang. Lingkungan tumbuhnya didaerah dengan tingkat kelembapan sedang.
Keistimewaan : Daunnya majemuk dan cukup rimbun. Warna ungu pada daun membuat tanaman ini tampil dinamis dan elegan. Tanaman ini memiliki anak daun dengan bentuk yang lanset dan tepinya bergelombang.
Nama ilmiah : Leea quineensis-burgundi
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari sedang dengan kebutuhan air juga sedang. Lingkungan tumbuhnya didaerah dengan tingkat kelembapan sedang.
Keistimewaan : Daunnya majemuk dan cukup rimbun. Warna ungu pada daun membuat tanaman ini tampil dinamis dan elegan. Tanaman ini memiliki anak daun dengan bentuk yang lanset dan tepinya bergelombang.
Nama
: Kedondong laut
Nama ilmiah : Polycias crispatum
Karakter : Tanaman ini hanya tahan dengan sinar matahari sedang dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya yaitu tempat dengan kelembapan tinggi.
Keistimewaan : Tanaman ini berupa tanaman semak yang rimbun tanpa merontokkan daunnya. Bentuk daunnya unik, yaitu pinate (memiliki anak daun). Ujung daun bergerigi.
Nama ilmiah : Polycias crispatum
Karakter : Tanaman ini hanya tahan dengan sinar matahari sedang dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya yaitu tempat dengan kelembapan tinggi.
Keistimewaan : Tanaman ini berupa tanaman semak yang rimbun tanpa merontokkan daunnya. Bentuk daunnya unik, yaitu pinate (memiliki anak daun). Ujung daun bergerigi.
Nama
: Puring
Nama ilmiah : Codiaeum variegatum ’Aucubifolium”
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung. Kebutuhan airnya termasuk sedang. Tempat tumbuhnya yaitu yang memiliki tingkat kelembapan sedang.
Keistimewaan : Bentuk daun yang oval dengan warna yang hijau berbintik kuning atau sebaliknya.
Nama ilmiah : Codiaeum variegatum ’Aucubifolium”
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung. Kebutuhan airnya termasuk sedang. Tempat tumbuhnya yaitu yang memiliki tingkat kelembapan sedang.
Keistimewaan : Bentuk daun yang oval dengan warna yang hijau berbintik kuning atau sebaliknya.
Nama
: Azalea
Nama ilmiah : Rhododendron sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung. Umumnya, tumbuh dengan baik di dataran tinggi.
Keistimewaan : Ketika bunga mekar, terlihat kompak. Selain itu, warna bunga yang variatif dengan warna yang mencolok (merah, merah muda dan putih) sangat eye catching.
Nama ilmiah : Rhododendron sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung. Umumnya, tumbuh dengan baik di dataran tinggi.
Keistimewaan : Ketika bunga mekar, terlihat kompak. Selain itu, warna bunga yang variatif dengan warna yang mencolok (merah, merah muda dan putih) sangat eye catching.
Tanaman Perdu
Perdu adalah
bentuk tanaman berkayu dan memiliki batang utama serupa pohon, hanya ukuran
dewasa umunya memiliki tinggi tanaman mencapai 5 meter. Tanaman perdu dalam
wadah pot individu sering digunakan untuk pengisi ruang-ruang dengan ukuran
yang relatif luas serta memiliki plafon tinggi. Taman instan yang menggunakan
tanaman perdu umum diterapkan di loby hotel dan perkantoran, gedung-gedung atau
hail pertemuan serta tempat-tempat diluar ruangan seperti tepi jalan atau
plaza.
.
Nama : Adenium
Nama ilmiah : Adenium obesum
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dengan kebutuhan air rendah karena termasuk tanaman sukulen.
Keistimewaan : Bentuk bunganya mirip dengan terompet. Warna bunga sangat beraga, diantaranya merah, oranye dan putih atau perpaduan warna tersebut.
.
Nama : Adenium
Nama ilmiah : Adenium obesum
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dengan kebutuhan air rendah karena termasuk tanaman sukulen.
Keistimewaan : Bentuk bunganya mirip dengan terompet. Warna bunga sangat beraga, diantaranya merah, oranye dan putih atau perpaduan warna tersebut.
Nama
: Pandan bali
Nama ilmiah : Yucca elephantipes
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya ditempat dengan tingkat kelembapan rendah.
Keistimewaan : Daun tanaman ini berbentuk pita memanjang berwarna hijau mengilap. Istimewanya, permukaan daun tanaman ini dilapisi lilin sehingga tahan lama walaupun berada dilingkungan ber-AC.
Nama ilmiah : Yucca elephantipes
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya ditempat dengan tingkat kelembapan rendah.
Keistimewaan : Daun tanaman ini berbentuk pita memanjang berwarna hijau mengilap. Istimewanya, permukaan daun tanaman ini dilapisi lilin sehingga tahan lama walaupun berada dilingkungan ber-AC.
Nama
: Beringin
Nama ilmiah : Ficus benjamina ’Variegata’
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya ditempat dengan tingkat kelembapan rendah.
Keistimewaan : Bentuk tajuknya rimbun. Selain itu, warna daun yang variegata (kuning-hijau) juga memberikan nuansa yang dinamis jika dijadikan sebagai eye catching pada taman instan.
Nama ilmiah : Ficus benjamina ’Variegata’
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dengan kebutuhan air sedang. Lingkungan tumbuhnya ditempat dengan tingkat kelembapan rendah.
Keistimewaan : Bentuk tajuknya rimbun. Selain itu, warna daun yang variegata (kuning-hijau) juga memberikan nuansa yang dinamis jika dijadikan sebagai eye catching pada taman instan.
Nama
: Teh, Tsubaki
Nama ilmiah : Camelia sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan tumbuh didataran tinggi yang dingin.
Keistimewaan : Ukuran daunnya kecil dan rimbun. Percabangan dari batang cukup banyak sehingga membentuk tajuk yang kompak. Warna bunganya macam-macam, ada yang putih, pink dan merah.
Nama ilmiah : Camelia sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan tumbuh didataran tinggi yang dingin.
Keistimewaan : Ukuran daunnya kecil dan rimbun. Percabangan dari batang cukup banyak sehingga membentuk tajuk yang kompak. Warna bunganya macam-macam, ada yang putih, pink dan merah.
Tanaman Merambat
Tanaman
merambat memiliki sifat tahan terhadap penyinaran penuh. Dengan demikian,
umunya tanaman ini memiliki bunga dengan warna yang cemerlang. Jenis-jenis
tanaman tersebut pada taman permanen umum digunakan untuk tanaman pergoal,
disamping sebagai screen, yaitu penyaring cahaya. Pada taman instan, tanaman
merambat ini juga sering digunakan untuk pergola mini, dirambatkan pada reling
pagar pembaas atau rangka kawat, bambu dan kayu yang dibentuk.
Nama
: Alamanda
Nama ilmiah : Allamanda violacea
Karakter : Alamanda merupakan tanaman merambat dan berbunga sepanjang tersinari sepanjang tahun. Kebutuhan tanaman terhadap air termasuk sedang dan mampu tumbuh dnegan baik didataran rendah atatu tinggi. Perbanyakan dengan menggunakan setek batang atau cangkok.
Keistimewaan : Selain warna ungu, tanaman ini juga ada yang berbunga kuning dan kecoklatan. Ukuran bunga ada yang kecil dan besar.
Nama ilmiah : Allamanda violacea
Karakter : Alamanda merupakan tanaman merambat dan berbunga sepanjang tersinari sepanjang tahun. Kebutuhan tanaman terhadap air termasuk sedang dan mampu tumbuh dnegan baik didataran rendah atatu tinggi. Perbanyakan dengan menggunakan setek batang atau cangkok.
Keistimewaan : Selain warna ungu, tanaman ini juga ada yang berbunga kuning dan kecoklatan. Ukuran bunga ada yang kecil dan besar.
Nama
: Bugenvil
Nama ilmiah : Bougainvillea spectabilis
Karakter : Tanaman ini tumbuh merambat dengan ketinggian sampai 5 meter. Kebutuhan tanaman akan sinar matahari termasuk tinggi untuk pembentukan bunga. Tanaman ini mampi tumbuh didataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Variasi warna bunga tanaman ini cukup banyak, di antaranya merah, kuning, putih dan ungu. Musim bunganya sepanjang tahun selama kebutuhan sinar matahari tercukupi.
Nama ilmiah : Bougainvillea spectabilis
Karakter : Tanaman ini tumbuh merambat dengan ketinggian sampai 5 meter. Kebutuhan tanaman akan sinar matahari termasuk tinggi untuk pembentukan bunga. Tanaman ini mampi tumbuh didataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Variasi warna bunga tanaman ini cukup banyak, di antaranya merah, kuning, putih dan ungu. Musim bunganya sepanjang tahun selama kebutuhan sinar matahari tercukupi.
Nama
: Podranea
Nama ilmiah : Podranea ricasoliana
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan hanya mampu tumbuh dengan baik didataran tinggi.
Keistimewaan : Bunganya berwarna ungu muda semburat ungu tua pada bagian tengahnya.
Nama ilmiah : Podranea ricasoliana
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan hanya mampu tumbuh dengan baik didataran tinggi.
Keistimewaan : Bunganya berwarna ungu muda semburat ungu tua pada bagian tengahnya.
Nama
: Pasiflora
Nama ilmiah : Possiflora coccinea
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan mampu tutmbuh didataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Ketika mahkota bunga membuka, putik dan benang sari akan tampak jelas berada ditengah-tengahnya. Warna mahkota bunga ada yang merah dan hijau.
Nama ilmiah : Possiflora coccinea
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan mampu tutmbuh didataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Ketika mahkota bunga membuka, putik dan benang sari akan tampak jelas berada ditengah-tengahnya. Warna mahkota bunga ada yang merah dan hijau.
Nama
: Brunfelsia
Nama ilmiah : Brunfelsia pauciflora
Karakter : Kebutuhan tanaman akan sinar mathari termasuk tinggi dan cocok untuk dataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Saat masih muda, bunga berwarnaputih dan berubah menjadi ungu pada hari selanjutnya.
Nama ilmiah : Brunfelsia pauciflora
Karakter : Kebutuhan tanaman akan sinar mathari termasuk tinggi dan cocok untuk dataran tinggi maupun rendah.
Keistimewaan : Saat masih muda, bunga berwarnaputih dan berubah menjadi ungu pada hari selanjutnya.
Nama
: Mandevila
Nama ilmiah : Mansdevilla sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahri langsung. Umumnya, tanaman ini mampu umbuh didataran tinggi atau rendah.
Keistimewaan : Selain merah, bunga mandevila ada juga yang berwarna putih dan kuning. Ukuran bunga yang sangat besar dan tumpuk, terlihat kompak.
Nama ilmiah : Mansdevilla sp
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahri langsung. Umumnya, tanaman ini mampu umbuh didataran tinggi atau rendah.
Keistimewaan : Selain merah, bunga mandevila ada juga yang berwarna putih dan kuning. Ukuran bunga yang sangat besar dan tumpuk, terlihat kompak.
Tanaman Air
Pada
penampilan taman instan modern, elemen tanaman air sering disajikan dalam wadah
tempayan teracota maupun tempayan fiberglass untuk dijadikan titik perhatian
(the point of interest). Tanaman air ini juga sering digunakan untuk pengisi
elemen kolam instan. Umumnya, tanaman air ini berupa tanaman hias air daun dan
bunga.
Nama
: Teratai
Nama ilmiah : Nympea rubra
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari tinggi dan dapat tumbuh didataran tinggi maupun rendah
Keistimewaan : Variasi warna bunga sangat beragam. Kuning, oranye, ungu, putih dan merah adalah yang paling banyak dijumpai. Warna daunnya ada yang hijau dan variegata.
Nama ilmiah : Nympea rubra
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari tinggi dan dapat tumbuh didataran tinggi maupun rendah
Keistimewaan : Variasi warna bunga sangat beragam. Kuning, oranye, ungu, putih dan merah adalah yang paling banyak dijumpai. Warna daunnya ada yang hijau dan variegata.
Nama
: Melati air
Nama ilmiah : Echinodorus macrophyllus
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar mathari langsung. Tanaman ini juga bisa tumbuh di dataran rendah maupun tinggi.
Keistimewaan : Keistimewaan tanaman ini terletak pada bunga yang tumbuh dibatatng. Dalam satu batang yang memanjang tumbuh beberapa kuntum bunga.
Nama ilmiah : Echinodorus macrophyllus
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar mathari langsung. Tanaman ini juga bisa tumbuh di dataran rendah maupun tinggi.
Keistimewaan : Keistimewaan tanaman ini terletak pada bunga yang tumbuh dibatatng. Dalam satu batang yang memanjang tumbuh beberapa kuntum bunga.
Nama
: Pontederia
Nama ilmiah : Pontederia cordata
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah.
Keistimewaan : Warna ungu pada bunganya terlihatt kompak. Daunnya pun cukup menarik, berbenuk memanjang dengan ujung meruncing.
Nama ilmiah : Pontederia cordata
Karakter : Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung dan mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah.
Keistimewaan : Warna ungu pada bunganya terlihatt kompak. Daunnya pun cukup menarik, berbenuk memanjang dengan ujung meruncing.

Durian Blambangan dan Durian Petruk
Buah
durian atau yang sering disebut dengan duren merupakan buah yang istimewa. Buah
durian tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis. Jenis buah durian sangat beraneka
ragam, namun buah durian unggulan hanya
ada beberapa jenis. Diantara buah durian yang menjadi varietas unggul adalah
durian Petruk dan durian Blambangan.Durian Petruk banyak dibudidayakan di daerah Jepara, Jawa Tengah. Durian ini telah mendapat sertifikasi dari Departemen Pertanian Jepara sebagai buah durian varietas unggul. Durian Petruk yang sering disebut sebagai Durian Jepara menjadi varietas yang diunggulkan karena buahnya memiliki rasa yang manis dan lezat. Buah durian Petruk memiliki beberapa keistimewaan unik, diantaranya:
- Kulit luar buah durian ini tajam meruncing, dengan warna kulit luar hijau kekuningan atau kuning kecoklatan. Dan kulit buah durian ini akan sedikit membelah ketika sudah waktunya matang.
- Durian Petruk memiliki bau dan aroma buah menyengat yang sedikit menusuk hidung.
- Daging buah durian Petruk tebal, sedikit berserat, lentur namun tidak lembek. Selain itu, rasa daging buahnya manis murni dengan sedikit rasa pahit.
- Durian Petruk juga memiliki biji buah yang kecil, sehingga daging buahnya yang tebal nikmat sekali ketika dimakan.
Selain Jepara, ada
juga daerah lain yang menjadi tempat budidaya durian. Daerah tersebut adalah
Blambangan yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pada tahun 2009,
daerah Blambangan menjadi target pemerintah untuk memajukan potensi agro wisata
dengan cara melakukan penanaman ribuan pohon durian. Program tersebut telah
menjadikan Blambangan sebagai salah satu sentra penghasil durian yang ada di
Indonesia. Durian yang dihasilkan di daerah Blambangan pun menjadi terkenal
dengan nama Durian Blambangan. Durian Blambangan biasanya matang pada bulan
April-Mei. Durian Blambangan memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:- Daging buahnya cukup tebal, dengan warna daging buah kuning pucat.
- Rasa dari durian Blambangan tidak kalah hebat dengan durian Petruk. Durian Blambangan memiliki rasa yang manis bercampur pahit yang kental, hal ini merupakan salah satu keunggulan dari durian Blambangan.
- Kulit luar durian Blambangan tidak terlalu tebal sehingga mudah untuk dibuka.
- Daging buahnya lembut dan tidak banyak mengandung serat.
Sawo Ciku Jumbo
Buah sawo adalah sejenis
buah yang bulat, jika buah sawo matang warnanya tetap coklat, namun daging buah
sawo lebih lunak. Buah sawo matang mengandung air dalam kadar yang tinggi
dengan rasa yang manis dan segar. Sawo yang berwarna coklat adalah sawo yang
biasa dan banyak ditemukan. Ternyata selain sawo biasa juga ada jenis sawo yang
bernama ciku jumbo.Sawo ciku jumbo dapat tumbuh di semua wilayah Indonesia. Sawo ini memiliki pohon yang tidak jauh berbeda dengan sawo biasa. Namun daunnya berwarna hijau keemasan. Buah sawo ciku jumbo yang muda berbentuk bulat bola, bukan lonjong seperti sawo biasa. Di waktu masih muda, buah sawo ciku jumbo berwarna hijau. Ketika buah sawo matang, warnanya akan berubah menjadi ungu.
Selain itu, struktur buah sawo ciku jumbo ini agak sedikit berbeda dengan sawo biasa. Buah sawo ciku jumbo isinya lebih berserat dan di tampuknya terdapat getah yang rasanya agak pahit. Kulit sawo ciku jumbo juga lebih tebal jika dibandingkan dengan sawo biasa. Namun, bagi Anda yang senang dengan sensasi aneka buah, sawo ciku jumbo adalah salah satu pilihan tepat. Apalagi dengan lapisan manis legit yang terdapat di sekitar biji sawo ini yang dapat membuat Anda ketagihan.
Jika Anda tertarik untuk menanam buah sawo ciku jumbo caranya sangat gampang. Cara pertama adalah dengan menggunakan cara tradisional. Anda tinggal menanam biji sawo ciku jumbo di tanah, dan tunggulah dewasa sehingga Anda dapat memanen buah yang legit ini. Namun, cara yang seperti ini tentu membutuhkan waktu lama.
Sebagai alternatif, Anda bisa membeli bibit sawo ciku jumbo yang telah dicangkok. Anda dapat memperolehnya di toko tanaman di kota Anda. Harga yang ditawarkan juga tidak terlalu. Biasanya berkisar dari Rp50.000,00 hingga Rp150.000,00 (tergantung pada kualitas buah sawo itu sendiri). Dengan membeli tanaman cangkok, Anda bisa lebih cepat memanen buah sawo anda.
Tumpang sari Pohon Jati dan Ubi Jalar
Setiap pekebun pasti
mengharapkan pertumbuhan tegakan pohon jati dengan baik. Tegakan pohon jati
yang baik dicirikan dengan pertumbuhannya cepat, seragam, batang tumbuh tegak
lurus, tidak menggarpu, hemat pupuk dan sehat. Tegakan yang tumbuh baik akan
menghasilkan kayu jati yang bermutu tinggi. Kayunya dihargai tinggi di pasaran.Pada saat awal penanaman pohon jati, areal penanaman akan terlihat terbuka. Areal penanaman berlimpah cahaya matahari. Para pekebun biasa memanfaatkan kondisi tersebut dengan tumpang sari. Salah satu jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai tumpang sari yaitu ubi jalar. Ubi jalar memilki banyak keunggulan. Keunggulannya yaitu mudah ditanam, adaptif di segala kondisi tanah dan pertumbuhannya terus-menerus. Pasalnya bila lahan tidak dilakukan tumpang sari, justru gulma yang akan tumbuh menutupi areal penanaman.
Langkah-langkah membuat tumpang sari pohon jati dengan ubi jalar sebagai berikut. Pertama-tama lahan ditanami dengan ubi jalar. Ubi jalar dibiarkan tumbuh hingga 2-3 bulan. Setelah itu, baru pohon jati ditanami di lahan. Kedua tanaman tersebut dibiarkan tumbuh bersama-sama. Bila tanaman ubi jalar sudah terlihat menutupi lahan, maka pada ubi jalar dilakukan pemangkasan. Pangkasan ubi jalar tersebut ditimbun ke dalam tanah. Di dalam tanah akan terjadi proses pembusukan. Proses pembusukan dan penguraian tersebut akan mengundang predator. Predator-predator ini bergerak aktif di dalam tanah membuat rongga-rongga dan terowongan. Aktivitas organisme ini membuat tekstur tanah menjadi gembur.
Hasil tumpang sari pohon jati dengan ubi jalar dapat terlihat dalam waktu 10-12 bulan. Pertumbuhan tegakan pohon jati terlihat lebih cepat dan seragam. Harapannya, pada tegakan pohon jati menghasilkan kayu jati yang bermutu tinggi. Pohon jati dapat dipanen pada umur kurang lebih 15 tahun. Kriteria kayu jati bermutu tinggi yaitu batang lurus, tinggi batang bebas cabang lebih dari 10 meter. bentuk batang silindris. Harga jati seperti ini dinilai mahal.
Berbagai Durian di Indonesia
Indonesia merupakan salah
satu negara yang memiliki varian
durian terbanyak di dunia. Varian durian Di Indonesia dapat
mencapai ratusan, dari durian yang memiliki rasa enak hingga durian yang memiliki
rasa tidak enak. Indonesia seharusnya dapat menciptakan jenis durian unggulan
sendiri, tidak hanya mengembangkan bibit durian dari luar negeri. Sehingga
Indonesia dapat dibuat komoditas durian unggulan yang dapat bersaing di dunia.Buah durian merupakan buah berkulit duri namun memiliki rasa yang sangat enak dan legit. Buah ini memiliki aroma yang sangat khas dan menyengat. Buah legit ini banyak sekali jenisnya, di Indonesia saja terdapat bermacam-macam durian seperti durian sukun, durian merah, durian matahari, durian otong, durian kuning emas, dan lain-lain. Sedangkan durian monthong bukanlah durian asli Indonesia.
Ada banyak sekali durian yang dibudidayakan di Indonesia diantaranya :
- Durian petruk. Merupakan durian dari Jepara yang merupakan salah satu durian terlezat di Indonesia. Durian ini memiliki isi yang kecil dan daging buah yang berwarna putih.
- Durian monthong. Durian monthong merupakan salah satu durian yang paling terkenal di kalangan masyarakat. Durian yang berasal dari Thailand ini banyak disukai orang. Durian ini memiliki rasa yang sangat enak sehingga banyak dicari. Warna daging buahnya ada yang putih dan ada pula yang kuning. Namun durian ini lebih mudah terserang penyakit Phytophthora sp. Bila dibanding dengan durian lainnya.
- Durian kuning emas. Durian ini memiliki rasa yang khas,legit dan manis. Durian ini tidak seperti durian lainnya, karena durian ini tidak meninggalkan bau setelah dimakan. Kalau durian lain tentunya akan meninggalkan bau khas durian.
- Durian merah. Merupakan durian yang memiliki daging buah yang berbeda dari yang lainnya. Durian ini memiliki daging buah yang merah. Rasanya pun tidak kalah lezatnya bila dibandingkan dengan durian yang lain.
Jenis Tanaman Hias
Ada dua kategori jenis tanaman hias, yakni daun dan bunga.Tanaman Hias Daun
1. Adiantum atau suplir.

Suplir sendiri mempunyai berbagai jenis dan varietas. Meski begitu, suplir yang cukup cantik karena berdaun kecil dan memberi suasana segar itu, agak sulit dipelihara karena membutuhkan lingkungan yang lembab dan udara bersih.
Suplir membutuhkan sedikit cahaya. Karena itu, sebagian tempatnya harus teduh. Jenis tanaman ini juga tidak terlalu banyak membutuhkan air, asal lembab dan tidak basah, tetapi juga tidak kering. Air penyiram sebaiknya air hujan.
Selama musim kemarau, pot perlu dikelilingi dengan mos yang basah – tidak harus dengan air hujan – agar kelembabannya terjaga. Pada awal musim hujan, merupakan musim tumbuh, sebaiknya suplir dipupuk teratur sesudah dipindah ke pot yang lebih sesuai besarnya.
2. Keladi Red Star (Caladium Bicolor)

Kecantikan tanaman ini terletak pada bentuk dan warna daunnya.
Keladi Red Star kecantikannya adalah pada urat daunnya yang berbentuk bintang dan berwarna merah cerah, tangkai daunnya berwarna agak kemerahan (pink) dengan belang-belang hitam.
Keladi hias termasuk tanaman yang mudah ditanam, tanaman hias ini cepat berkembang asal media tanamnya tetap dijaga lembab.
Tanaman ini sebaiknya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari penuh, agar warna merah pada urat daunnya menguat.
Untuk penyiraman cukup disiram sekali dalam sehari. Penyiraman harus ke medianya, jangan ke daun.
Dengan media yang basah (lembab), keladi akan tumbuh cantik, lebar, dan warna pada daunnya akan lebih keluar.
Media biasanya memakai sekam atau cocopeat. Jangan memakai tanah karena akar sulit untuk menembusnya,
3. Aglaonema

Tanaman ini berdaun lonjong hijau, dihiasi bintik-bintik, garis, atau ban berwarna abu-abu keperakan. Sri rejeki ini mudah ditanaman tanpa perawatan intensif, tapi membutuhkan cahaya yang tidak langsung dan lingkungan yang lembab.
Hanya saja, Anda perlu hati-hati bila ruangan terlalu panas dan kering di musim kemarau,
daun Sri Rejeki mudah layu dan harus dibuang. Tanaman ini juga tidak tahan terhadap uap air dari dapur dan asap rokok. Selain itu, daun segar yang sudah tua juga perlu dipangkas.
4. Dieffenbachia

Di kalangan penjual tanaman hias, Dieffenbachia dikenal pula sebagai daun bahagia atau bunga bahagia.
Dieffenbachia juga dikenal mudah dalam perawatan dan perbanyakannya. Tanaman ini tahan dalam ruangan meskipun untuk jangka tertentu perlu diperlakukan pula di ruang terbuka. Warna daunnya cenderung gelap bila ditempatkan dalam ruang atau di bawah naungan.
Jadi, tak masalah jika ingin menjadikannya sebagai tanaman indoor.
Daun Dieffenbachia mampu menyerap racun di udara. Menempatkannya dalam ruangan, selain mempercantik ruang, juga membersihkan udara. Menanamnya di halaman, bisa ikut membantu mengurangi gas polutan di sekitar rumah.
Perbanyakan tanaman ini umumnya dilakukan dengan stek.
Tetapi berhati-hatilah karena, getah daun dan batang Dieffenbachia BERBAHAYA!! dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah serta kerongkongan bila mengenainya. Meskipun setelah beberapa waktu dapat pulih kembali, gejala ini dapat menyebabkan syok, bahkan kematian apabila kejang mengganggu saluran pernafasan.
5. Kuping Gajah
(Anthurium crystallinum Lindl.)

Tanaman lainnya yang tak kalah cantik adalah Anthurium Crystallinum atau Kuping Gajah. Tanaman ini dipelihara karena keanehan daunnya yang berbentuk jantung dan besar, bila dibandingkan dengan ukuran batangnya. Daun yang lebar ini lalu dianggap menyerupai kuping gajah.
Daun kuping gajah berwarna hijau tua dengan urat-urat hijau muda keputih-putihan.
Tanaman ini termasuk jenis Anthurium Daun, yang memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa dan untuk perawatannya lebih mudah, karena perhatian cenderung hanya tertuju pada daunnya saja.
Anthurium hanya butuh sinar matahari sedikit. Tempat yang teduh seperti di beranda rumah, teras belakang rumah menjadi tempat yang cocok bagi Anthurium.
Daun Anthurium akan berubah menguning jika terkena sinar matahari secara terus menerus dalam waktu lama.
Tetapi bila cahaya kurang, daun nampak lemas dan pucat, daun dan tangkainya cenderung memanjang.
Untuk menanamnya sebaiknya gunakan media yang disukai Anthurium yaitu media yang berupa campuran arang sekam, pakis cacah dan humus. Tujuannya agar akar-akar dari Anthurium ini mudah untuk tumbuh dan menyebar.
Penyiraman dilakukan 1 kali sehari, tetapi jika cuaca panas, boleh di siram 1 – 2 kali (pagi dan sore), tanaman ini tidak suka basah tetapi suka kelembapan. Air tidak boleh sampai tergenang atau becek.
Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan penyakit, dipotong agar tanaman tampak bersih dan menarik.
6. Paku Tanduk Simbar Menjangan
(Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr.)

Paku Tanduk Rusa (Platycerium) adalah suatu genus tumbuhan paku dengan lebih kurang 18 jenis. Kesemuanya merupakan epifit (akar melekat di batang pohon) dengan penampilan yang unik karena memiliki dua tipe daun dengan fungsi dan bentuk jelas berbeda.
Dua tipe daun:
1. Tipe pertama selalu steril dan berbentuk perisai tegak, mengering pada kondisi kurang air, fungsinya mengumpulkan dedaunan kering dan penangkap air, sehingga kelembaban bagi rimpang terjaga.
2. Tipe kedua menjuntai dari “pusat” daun tipe pertama dengan bentuk menyerupai tanduk rusa (walaupun ada beberapa jenis yang tidak demikian), fungsinya sebagai pembawa spora yang terletak di sisi bawah daun, panjang daun yang menjuntai dapat mencapai satu meter atau lebih.
Paku yang juga biasa disebut Simbar Menjangan ini dapat dijumpai tumbuh liar di semua daerah tropis dunia (dari Malaysia sampai Polynesia).
Tanaman hias ini biasa ditempel di pohon atau digantungkan untuk memberikan kesan alami pada taman.
Tempat yang disukai oleh tanaman ini adalah tempat yang teduh, yang tidak langsung memperoleh sinar matahari.
Anakan yang tumbuh dapat dipisah dari induknya secara hati-hati dan ditempelkan pada tempat lain.
7. Saka Asparagus Plumosus.

Ini tanaman sejenis paku yang lebat daunnya menyerupai jarum halus. Potongan batang yang berdaun, ditambah beberapa bunga, lalu digunakan untuk menghias. Asparagus ini mudah ditanam, asal diberi cahaya matahari tidak langsung. Ia juga butuh lingkungan yang lembab dan tidak kekurangan air.
Tanaman Hias Bunga
Bagi Anda yang tidak begitu menyukai tanaman hias daun, masih ada tanaman hias bunga.Tanaman hias ini, selain daunnya memberi daya tarik tersendiri, bunganya juga amat memikat, misalnya:
1. Begonia semperflorens yang merupakan salah satu jenis Begonia bunga.

Ia tetap mungil dan berbunga setiap saat sepanjang tahun.
Tanaman yang daunnya bulat, hijau mengkilat ini, memiliki bunga bervariasi, dari putih sampai ke merah merona. Jenis tanaman ini menghendaki udara lembab (biasanya pot dibungkus dengan mos basah), akan tetapi daun-daunnya tidak boleh kena air.
2. African violets dan violltjes.

Tanaman yang mungil dengan daun agak berbulu ini biasanya memberi bunga yang indah. Warna bunganya biasanya biru, merah jambu keputih-putihan, atau merah lembayung.
Tanaman ini amat suka ditanam di lingkungan yang lembab dan udara yang tenang tidak berangin. Mungkin karena sifatnya yang agak manja, tanaman ini juga tidak tahan terhadap cahaya matahari langsung, kekeringan, asap rokok dan perubahan suhu yang terlalu sering. Bila menyiram tanaman ini, harus menggunakan air suam-suam kuku, dan usahakan agar tidak sampai memerciki daunnya.
9 Jenis Tanaman Hias dengan Harga Jual Paling Mahal di Indonesia
BBM boleh naik, tapi tak membuat pecinta tanaman hias di
tanah air berhenti berburu koleksi. Mereka tetap memburu tanaman hias yang
tengah tren. Keunikan satu tanaman membuat pecintanya rela mengeluarkan uang
banyak. Mau tahu tanaman hias yang kini populer? ketahui ada 9 tanaman hias
yang kini paling populer.
1. Anthurium

Dari 9 tanaman hias yang paling populer, hanya Anthurium yang masa trendnya paling lama, 2 tahun. Bahkan pedagang dan kolektor masih menunggu respon masyarakat pada pameran terbesar di Lapangan Banteng, Jakarta. Anthurium termasuk keluarga Araceae. Tanaman yang memiliki kelebihan pada daunnya yang unik, indah dan bervariasi ini, masih satu keluarga dengan beberapa tanaman hias lain yang juga populer, Aglonema, dan Alokasia. Dengan tulang daun yang besar dan menonjol membuat tanaman ini tampak kekar. Anthurium ada 1000 jenis, tapi yang populer hanya beberapa. Di antaranya Anthurium Jenmanii, Wave of Love, Hookeri, Jenmanii Sawi, Anthurium Variegata, dll. Paling mahal dari jenis Jenmanii, bisa menembus puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah. Di Oasis Nursery Anthurium termahal yang pernah dijual seharga 70 juta rupiah.
2. Aglaonema

Meski 2 tahun ini tren dikuasai Anthurium, Aglaonema masih bisa mencuri perhatian pecinta tanaman hias. Apalagi setelah para petani berhasil menyilangkan tanaman ini dengan jenis lain, sehingga melahirkan varian baru dengan warna dan corak daun yang beragam. Tanaman yang akrab disapa sri rejeki ini terdiri dari beragam spesies. Chocin, Miss Thailand, Red Silver, Param Ruay, dan Pink Panther adalah spesies yang harganya masih mahal. Spesies yang harganya sudah murah Pride of Sumatera, Lady Valentine, dan Donna Carmen.
3. Philodendron

Banyak yang memprediksi kehadiran Philodendron akan menggeser dominasi Anthurium dan Aglaonema. Philodendron yang berdaun lebar termasuk dalam keluarga Aracea. Keindahan Philla yang dalam bahasa Yunani berarti cinta tidak hanya pada daun, bunga dan batangnya yang unik juga membuat kagum. Jenis Philodendron termasuk banyak, tapi cardinal black yang paling banyak digemari. Dengan harga relatif murah dibanding Aglaonema dan Anthurium, Philodendron jadi alternatif bagi pecinta tanaman yang tak sanggup membeli Anthurium dan Aglaonema yang mahal.
4. Sansevieria

Popularitas Sansevieria membumbung tinggi sejak awal tahun ini. Lekukan Sansevieria yang seksi tengah hangat dibicarakan, baik pecinta tanaman hias maupun pedagang. Jenis yang tengah diburu yang bentuknya unik, langka alias variegata. Semakin unik dan langka, berarti semakin eksklusif dan juga semakin mahal. Paling mahal jenis Kirkii Silver Blue yang menembus angka 10 juta per daunnya.
5. Puring

Kuda hitam, itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan tanaman Puring yang kini tengah tren. Bagaimana tidak? Puring yang dulu banyak tumbuh di kuburan dan tidak ada harganya kini naik kelas. Harga Puring melambung tinggi, bahkan kini sudah berdiri sejajar dengan tanaman hias mahal lainnya. Jangan heran tanaman yang memiliki nama lain Croton ini menghias rumah-rumah mewah. Puring yang kini jadi incaran hobiis jenis Logam, Oscar, Kura, Red Aple, dll. Kekuatan Puring terletak pada warna dan bentuk daun yang warna-warni. Semakin unik, semakin mahal.
6. Nepenthes

Nepenthes atau akrab dengan nama Kantong Semar termasuk keluarga monotypic. Tanaman yang dulu tumbuh di gunung ini telah berurbanisasi, menghiasi perumahan mewah. Fungsinya juga ganda, selain sebagai hiasan juga pembasmi serangga. Kian besar kantong dan warnanya bercorak, berarti kian mahal. Nilai nominal yang menjadi alasan perburuan Kantong Semar di hutan di Kalimantan kini kian marak. Sebelum membeli, kenali dulu jenis Nepenthes, karena ada beberapa jenis yang hanya bisa tumbuh di dataran rendah atau sebaliknya.
7. Adenium

Stock Adenium kini memang tengah banjir di pasar tanaman hias. Coba bandingkan dengan 2 atau 3 tahun lalu, harganya masih cukup mahal. Tapi kini dengan uang 10 ribu, kita sudah dapat Adenium dengan corak warna yang bagus. Dengan uang 20 ribu, kita telah dapat Adenium jenis Harry Potter atau Peterpan. Untuk mendapat Adenium berwarna kuning cukup mengeluarkan kocek 50 ribu. Padahal setahun atau 2 tahun lalu jenis ini masih mahal. Meski begitu, masih banyak Adenium yang nilainya jutaan, bahkan puluhan juta. Dengan bonggol yang unik, harga tanaman ini bisa terkatrol tinggi.
8. Kadaka

Tren Anthurium membetot popularitas Kadaka, tanaman khas Indonesia yang berdaun tebal dan besar dan banyak tumbuh di hutan. Kadaka yang dulu dicuekin kini diburu. Kadaka yang laris manis di pasaran Kadaka Osaka, Kadaka Ular, Kadaka keriting. Keunikan Kadaka terletak pada bentuk dan ukuran daun. Semakin besar dan unik bentuknya, semakin mahal pula.
9. Euphorbia

Corak bunganya yang indah dan eksotis membuat para pecinta tanaman melupakan duri yang menempel di batang Euphorbia. Jenis Euphorbia sangat banyak, mulai yang lokal hingga impor, atau hasil silangan. Lantaran mudah ditanam, membuat harga tanaman ini cukup murah. Perawatan yang mudah juga menjadi salah satu alasan tanaman asli Madagaskar ini digemari.
1. Anthurium

Dari 9 tanaman hias yang paling populer, hanya Anthurium yang masa trendnya paling lama, 2 tahun. Bahkan pedagang dan kolektor masih menunggu respon masyarakat pada pameran terbesar di Lapangan Banteng, Jakarta. Anthurium termasuk keluarga Araceae. Tanaman yang memiliki kelebihan pada daunnya yang unik, indah dan bervariasi ini, masih satu keluarga dengan beberapa tanaman hias lain yang juga populer, Aglonema, dan Alokasia. Dengan tulang daun yang besar dan menonjol membuat tanaman ini tampak kekar. Anthurium ada 1000 jenis, tapi yang populer hanya beberapa. Di antaranya Anthurium Jenmanii, Wave of Love, Hookeri, Jenmanii Sawi, Anthurium Variegata, dll. Paling mahal dari jenis Jenmanii, bisa menembus puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah. Di Oasis Nursery Anthurium termahal yang pernah dijual seharga 70 juta rupiah.
2. Aglaonema

Meski 2 tahun ini tren dikuasai Anthurium, Aglaonema masih bisa mencuri perhatian pecinta tanaman hias. Apalagi setelah para petani berhasil menyilangkan tanaman ini dengan jenis lain, sehingga melahirkan varian baru dengan warna dan corak daun yang beragam. Tanaman yang akrab disapa sri rejeki ini terdiri dari beragam spesies. Chocin, Miss Thailand, Red Silver, Param Ruay, dan Pink Panther adalah spesies yang harganya masih mahal. Spesies yang harganya sudah murah Pride of Sumatera, Lady Valentine, dan Donna Carmen.
3. Philodendron

Banyak yang memprediksi kehadiran Philodendron akan menggeser dominasi Anthurium dan Aglaonema. Philodendron yang berdaun lebar termasuk dalam keluarga Aracea. Keindahan Philla yang dalam bahasa Yunani berarti cinta tidak hanya pada daun, bunga dan batangnya yang unik juga membuat kagum. Jenis Philodendron termasuk banyak, tapi cardinal black yang paling banyak digemari. Dengan harga relatif murah dibanding Aglaonema dan Anthurium, Philodendron jadi alternatif bagi pecinta tanaman yang tak sanggup membeli Anthurium dan Aglaonema yang mahal.
4. Sansevieria

Popularitas Sansevieria membumbung tinggi sejak awal tahun ini. Lekukan Sansevieria yang seksi tengah hangat dibicarakan, baik pecinta tanaman hias maupun pedagang. Jenis yang tengah diburu yang bentuknya unik, langka alias variegata. Semakin unik dan langka, berarti semakin eksklusif dan juga semakin mahal. Paling mahal jenis Kirkii Silver Blue yang menembus angka 10 juta per daunnya.
5. Puring

Kuda hitam, itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan tanaman Puring yang kini tengah tren. Bagaimana tidak? Puring yang dulu banyak tumbuh di kuburan dan tidak ada harganya kini naik kelas. Harga Puring melambung tinggi, bahkan kini sudah berdiri sejajar dengan tanaman hias mahal lainnya. Jangan heran tanaman yang memiliki nama lain Croton ini menghias rumah-rumah mewah. Puring yang kini jadi incaran hobiis jenis Logam, Oscar, Kura, Red Aple, dll. Kekuatan Puring terletak pada warna dan bentuk daun yang warna-warni. Semakin unik, semakin mahal.
6. Nepenthes

Nepenthes atau akrab dengan nama Kantong Semar termasuk keluarga monotypic. Tanaman yang dulu tumbuh di gunung ini telah berurbanisasi, menghiasi perumahan mewah. Fungsinya juga ganda, selain sebagai hiasan juga pembasmi serangga. Kian besar kantong dan warnanya bercorak, berarti kian mahal. Nilai nominal yang menjadi alasan perburuan Kantong Semar di hutan di Kalimantan kini kian marak. Sebelum membeli, kenali dulu jenis Nepenthes, karena ada beberapa jenis yang hanya bisa tumbuh di dataran rendah atau sebaliknya.
7. Adenium

Stock Adenium kini memang tengah banjir di pasar tanaman hias. Coba bandingkan dengan 2 atau 3 tahun lalu, harganya masih cukup mahal. Tapi kini dengan uang 10 ribu, kita sudah dapat Adenium dengan corak warna yang bagus. Dengan uang 20 ribu, kita telah dapat Adenium jenis Harry Potter atau Peterpan. Untuk mendapat Adenium berwarna kuning cukup mengeluarkan kocek 50 ribu. Padahal setahun atau 2 tahun lalu jenis ini masih mahal. Meski begitu, masih banyak Adenium yang nilainya jutaan, bahkan puluhan juta. Dengan bonggol yang unik, harga tanaman ini bisa terkatrol tinggi.
8. Kadaka

Tren Anthurium membetot popularitas Kadaka, tanaman khas Indonesia yang berdaun tebal dan besar dan banyak tumbuh di hutan. Kadaka yang dulu dicuekin kini diburu. Kadaka yang laris manis di pasaran Kadaka Osaka, Kadaka Ular, Kadaka keriting. Keunikan Kadaka terletak pada bentuk dan ukuran daun. Semakin besar dan unik bentuknya, semakin mahal pula.
9. Euphorbia

Corak bunganya yang indah dan eksotis membuat para pecinta tanaman melupakan duri yang menempel di batang Euphorbia. Jenis Euphorbia sangat banyak, mulai yang lokal hingga impor, atau hasil silangan. Lantaran mudah ditanam, membuat harga tanaman ini cukup murah. Perawatan yang mudah juga menjadi salah satu alasan tanaman asli Madagaskar ini digemari.












































































